kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Donald Trump: Pasar saham akan ambruk kalau saya kalah


Selasa, 25 Februari 2020 / 21:10 WIB
Donald Trump: Pasar saham akan ambruk kalau saya kalah
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berkunjung ke India. Trump mengatakan, pasar saham AS akan ambruk jika ia kalah dalam pemilihan presiden tahun ini.

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

Trump juga menimbang membuat beberapa pengurangan pajak lainnya secara permanen sebagai bagian dari paket yang ingin diusulkan sebelum pemilihan presiden AS pada November 2020 mendatang.

"Kami ingin memotong 10% pajak kelas menengah, dan kami ingin memperkuat dan membuat beberapa pemotongan pajak permanen," kata Direktur Dewan Ekonomi Nasional Larry Kudlow dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Gara-gara Donald Trump ngambek, RI dicoret dari daftar negara berkembang

"Mungkin aturan itu akan keluar pada bulan September," tambahnya.

Pada 2017 silam, pemerintah Trump mendapatkan persetujuan parlemen AS untuk melakulan perombakan pajak. Legislasi berupa pemotongan pajak besar-besaran hingga US$ 1,5 triliun untuk perusahaan dan individu.

Tetapi pemotongan pajak penghasilan pribadi ditetapkan akan berakhir setelah 2025.

Pemotongan pajak tersebut mendapat kritik keras Partai Demokrat karena mendukung bisnis dan orang kaya Amerika.

Nah, meluncurkan proposal pemotongan pajak baru bagi kelas menengah pada bulan September nanti dapat memperkuat posisi politik Trump menjelang pemilihan presiden 3 November 2020.

Baca Juga: Menang di Nevada, Bernie Sanders jadi kandidat kuat penantang Donald Trump



TERBARU

[X]
×