kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Donald Trump sebut The Fed 'gagal' di Twitter


Senin, 24 Juni 2019 / 20:48 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk mengubah kebijakannya.

"Meskipun Federal Reserve tidak tahu apa yang dilakukannya - menaikkan suku bunga jauh lebih cepat (inflasi sangat rendah, bagian lain dunia melambat, menurunkan & mengurangi) & melakukan pengetatan skala besar, US$ 50 Miliar / bulan, kami berada di jalur yang tepat untuk memiliki salah satu Bulan terbaik Juni dalam sejarah AS, ”tulis Trump di Twitter seperti dilansir Reuters, Senin (24/6).

“Pikirkan apa yang bisa terjadi jika The Fed telah melakukannya dengan benar. Ribuan poin lebih tinggi di Dow, dan PDB di 4 atau bahkan 5. Sekarang mereka tetap, seperti anak yang keras kepala, ketika kita membutuhkan pemotongan suku bunga, & pelonggaran, untuk menebus apa yang dilakukan negara lain terhadap kita. Gagalkan! " sambung Trump. 

Trump berulang kali menuduh Federal Reserve yang dipimpin Jerome Powell merusak upaya pemerintahannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan telah berulang kali menuntut agar suku bunga diturunkan.

Federal Reserve AS pada Rabu lalu mengisyaratkan pemangkasan suku bunga yang dimulai pada awal Juli, dengan mengatakan siap untuk memerangi risiko ekonomi global dan domestik yang meningkat seiring dengan meningkatnya ketegangan perdagangan dan meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi yang lemah.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×