kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Dua kasus sekaligus, virus corona mencengkeram Vietnam


Kamis, 23 Januari 2020 / 23:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas paramiliter China mengenakan masker berjaga di pintu masuk Stasiun Kereta Hankou yang ditutup setelah kota itu diisolasi menyusul merebaknya virus corona baru di Wuhan, Provinsi Hubei, 23 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Wakil Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Truong Son meminta semua tindakan pencegahan untuk menghindari penyebaran virus mematikan tersebut lebih lanjut.

Baca Juga: Waspada, virus corona sudah menjangkiti Singapura

"Kami harus segera menguji setiap kasus yang dicurigai sehingga kami bisa mendeteksi (penyakit) lebih cepat. Kami tidak ingin itu menyebar ke publik," kata dia seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Kasus di Vietnam menambah panjang daftar penyebaran virus corona di luar China. Virus ini sudah mencengkram Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Macau, Hong Kong, Taiwan, Thailand, Singapura, dan India.

Virus corona baru pertama kali muncul di Wuhan yang saat ini kota itu tengah diisolasi. Hasil penelitian awal menunjukkan, sumber virus itu berasal dari ular krait yang sangat berbisa.

Baca Juga: Cegah virus corona, Beijing batalkan acara Tahun Baru Imlek




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×