kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Dua negara pemilik senjata nuklir ini saling usir diplomat dengan tuduhan mata-mata


Rabu, 24 Juni 2020 / 20:47 WIB
Dua negara pemilik senjata nuklir ini saling usir diplomat dengan tuduhan mata-mata
ILUSTRASI. An Indian Border Security Force (BSF) bunker (C) and a Pakistani watchtower (L) are pictured near the fenced border with Pakistan in Ranbir Singh Pura sector near Jammu March 1, 2019. REUTERS/Adnan Abidi


Sumber: BBC | Editor: Ahmad Febrian

Kawasan Kashmir terpecah antara wilayah India dan wilayah Pakistan. Pecahnya wilayah tersebut sejak pendirian kedua negara setelah lepas dari kekuasaan kolonial Inggris tahun 1947.

Sejak akhir Maret tahun ini, pasukan India juga telah melakukan sejumlah operasi militer terhadap aksi pemberontakan di wilayah Kashmir dan menewaskan puluhan tersangka militan. India menuduh Pakistan  mempersenjatai dan melatih para pemberontak di wilayah Pakistan, sebelum mengirim mereka melintasi perbatasan ke Kashmir yang dikelola India. Pakistan telah membantah tuduhan itu.juga sering menuduh pihak lain menahan dan menyiksa diplomat. 

Kedua negara hingga kini tidak memiliki Duta Besar resmi di kantor perwakilannya di New Delhi maupun di Islamabad, Kedua negara menamakan kantor perwakilan itu bukan Kedutaan Besar, melainkan Komisi Tinggi..




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×