kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Duterte perintahkan polisi Filipina tangkap siapa pun yang tak pakai masker


Kamis, 06 Mei 2021 / 23:35 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MANILA. Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan polisi untuk menangkap siapa pun yang tidak mengenakan masker dengan benar, termasuk di bawah hidung, ketika negara itu berjuang untuk menahan lonjakan kasus virus corona baru.

Duterte mengeluarkan arahan tersebut setelah pertemuan dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, di mana semua orang kecuali dia terlihat mengenakan masker, sebuah video resmi yang dirilis Rabu (5/5) malam menunjukkan.

Ribuan warga Filipina telah dihukum karena melanggar aturan Covid-19 sejak akhir Maret, ketika pembatasan diperketat di ibu kota Manila dan provinsi sekitarnya setelah lonjakan kasus virus corona.

Menteri Kehakiman dan Kepala Kepolisian Filipina mendesak petugas untuk mendenda pelanggar atau membuat mereka melakukan pelayanan masyarakat alih-alih menangkap mereka.

Baca Juga: Manila dan 4 provinsi masih lockdown, kasus virus corona di Filipina tembus 1 juta

Perintah itu menyusul kematian seorang pria yang dipaksa melakukan 100 kali squat jump sebagai hukuman karena melanggar jam malam.

Tetapi, Duterte mengatakan, polisi harus bersikap keras terhadap pelanggar aturan dan menangkap mereka yang tidak mengenakan masker dengan benar, termasuk mereka yang membiarkan hidungnya terbuka.

"Perintah saya kepada polisi adalah mereka yang tidak memakai masker mereka dengan benar, menangkap dan menahan mereka, menyelidiki mengapa mereka melakukannya," kata Duterte, seperti dikutip Channel News Asia.

"Ini bukan untuk saya, ini bukan untuk kita. Ini untuk kepentingan negara sehingga Anda tidak akan tertular dan Anda tidak akan tertular (virus corona)," tegasnya.

Baca Juga: Filipina hadapi gelombang kedua virus corona, fasilitas kesehatan sudah kewalahan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×