kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok


Senin, 19 Januari 2026 / 09:29 WIB
Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok
ILUSTRASI. Data terbaru China ungkap anomali: produksi industri melaju kencang, tapi konsumsi domestik justru lesu. (REUTERS/Florence Lo)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produksi industri China naik 5,2% pada Desember 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, lebih cepat dari laju November 2025 yang tumbuh 4,8%. Tetapi pertumbuhan penjualan ritel melambat lebih lanjut, meredam momentum ekonomi menuju tahun 2026 dan menambah tekanan untuk stimulus lebih lanjut.

Mengutip Reuters, Senin (19/1/2026), data produksi dari Biro Statistik Nasional (NBS) ini melebihi ekspektasi kenaikan 5,0% dalam jajak pendapat Reuters terhadap 23 analis.

Penjualan ritel, sebagai indikator konsumsi, tumbuh 0,9% pada bulan Desember, laju terlemah sejak Desember 2022 dan turun dari pertumbuhan 1,3% pada bulan November. Angka ini juga lebih rendah dari perkiraan konsensus analis sebesar 1,2%.

Baca Juga: Dolar Tertekan Senin (19/1), Usai Trump Tingkatkan Ancaman Tarif soal Greenland

Investasi aset tetap mengalami kontraksi sebesar 3,8% pada tahun 2025, penurunan tahunan pertama sejak 1989 dan dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 3%. 

Investasi tersebut turun 3,3% pada periode Januari hingga November. 


Tag


TERBARU

[X]
×