kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok


Senin, 19 Januari 2026 / 09:29 WIB
Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok
ILUSTRASI. Data terbaru China ungkap anomali: produksi industri melaju kencang, tapi konsumsi domestik justru lesu. (REUTERS/Florence Lo)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produksi industri China naik 5,2% pada Desember 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, lebih cepat dari laju November 2025 yang tumbuh 4,8%. Tetapi pertumbuhan penjualan ritel melambat lebih lanjut, meredam momentum ekonomi menuju tahun 2026 dan menambah tekanan untuk stimulus lebih lanjut.

Mengutip Reuters, Senin (19/1/2026), data produksi dari Biro Statistik Nasional (NBS) ini melebihi ekspektasi kenaikan 5,0% dalam jajak pendapat Reuters terhadap 23 analis.

Penjualan ritel, sebagai indikator konsumsi, tumbuh 0,9% pada bulan Desember, laju terlemah sejak Desember 2022 dan turun dari pertumbuhan 1,3% pada bulan November. Angka ini juga lebih rendah dari perkiraan konsensus analis sebesar 1,2%.

Baca Juga: Dolar Tertekan Senin (19/1), Usai Trump Tingkatkan Ancaman Tarif soal Greenland

Investasi aset tetap mengalami kontraksi sebesar 3,8% pada tahun 2025, penurunan tahunan pertama sejak 1989 dan dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 3%. 

Investasi tersebut turun 3,3% pada periode Januari hingga November. 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×