kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.942   25,00   0,15%
  • IDX 9.080   4,20   0,05%
  • KOMPAS100 1.258   1,74   0,14%
  • LQ45 890   0,74   0,08%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 454   1,59   0,35%
  • IDXHIDIV20 538   5,03   0,94%
  • IDX80 140   0,07   0,05%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,71   0,49%

Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok


Senin, 19 Januari 2026 / 09:29 WIB
Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok
ILUSTRASI. Data terbaru China ungkap anomali: produksi industri melaju kencang, tapi konsumsi domestik justru lesu. (REUTERS/Florence Lo)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produksi industri China naik 5,2% pada Desember 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, lebih cepat dari laju November 2025 yang tumbuh 4,8%. Tetapi pertumbuhan penjualan ritel melambat lebih lanjut, meredam momentum ekonomi menuju tahun 2026 dan menambah tekanan untuk stimulus lebih lanjut.

Mengutip Reuters, Senin (19/1/2026), data produksi dari Biro Statistik Nasional (NBS) ini melebihi ekspektasi kenaikan 5,0% dalam jajak pendapat Reuters terhadap 23 analis.

Penjualan ritel, sebagai indikator konsumsi, tumbuh 0,9% pada bulan Desember, laju terlemah sejak Desember 2022 dan turun dari pertumbuhan 1,3% pada bulan November. Angka ini juga lebih rendah dari perkiraan konsensus analis sebesar 1,2%.

Baca Juga: Dolar Tertekan Senin (19/1), Usai Trump Tingkatkan Ancaman Tarif soal Greenland

Investasi aset tetap mengalami kontraksi sebesar 3,8% pada tahun 2025, penurunan tahunan pertama sejak 1989 dan dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 3%. 

Investasi tersebut turun 3,3% pada periode Januari hingga November. 

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Jabodetabek: Hujan Sedang Dominasi, Siapkah Anda Hari Ini?

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (19/1)




TERBARU

[X]
×