kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ekonomi India Tumbuh 7,8% pada Kuartal I 2024, Lebih Tinggi dari Perkiraan


Jumat, 31 Mei 2024 / 20:31 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: An India Rupee note is seen in this illustration photo June 1, 2017. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Perekonomian India tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebesar 7,8% secara tahunan (YoY) pada kuartal I 2024, ditopang oleh belanja pemerintah dan kuatnya permintaan konsumen. Para ekonom memperkirakan momentum tersebut akan tetap kuat pada tahun ini.

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) dalam tiga bulan pertama tahun 2024, lebih rendah dari revisi ekspansi sebesar 8,6% pada kuartal sebelumnya, menurut data pemerintah yang dirilis pada hari Jumat (31/5).

Baca Juga: Suhu Meningkat Tinggi di India, 15 Orang Tewas Gegara Heatstroke

Namun, angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan 6,7% oleh para ekonom dalam jajak pendapat Reuters.

Pada kuartal Oktober-Desember, angka pertumbuhan utama didorong oleh penurunan tajam subsidi. Sementara nilai tambah bruto (GVA), yang dipandang oleh para ekonom sebagai ukuran pertumbuhan yang lebih stabil, meningkat sebesar 6,5%.

Pada kuartal Maret, GVA naik 6,3%.

Baca Juga: India Dilanda Gelombang Panas Ekstrem

Pertumbuhan ekonomi India untuk tahun fiskal penuh 2023/24 direvisi hingga 8,2%, tertinggi di antara negara-negara besar secara global, dari perkiraan pemerintah sebelumnya sebesar 7,6%.

Perkiraan pertumbuhan tersebut akan menjadi dorongan bagi Perdana Menteri India Narendra Modi untuk memenangkan masa jabatan ketiga dalam pemilu nasional. Hasil pemilu dijadwalkan akan diumumkan pada 4 Juni.




TERBARU

[X]
×