kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ekonomi Jepang merosot, BOJ diminta segera ambil kebijakan


Senin, 08 Juni 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Negara : Jepang;Jumlah Penduduk : 126.865.000 jiwa;PDB Nominal : US$ 4.210 triliun;PDB Perkapita : US$ 38.816;Mata Uang : Yen;Cadangan Devisa : US$ 1,26 triliun;Cadangan Emas : 765,2 ton;Keterangan : - Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memilik


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Ekonom Senior di Oxford Economics, Stefan Angrick menyebut Jepang harus segera menyiapkan langkah pendorong ekonomi. Sebab, sebagian besar dampak pandemi virus corona baru akan dirasakan pada kuartal II 2020. "Prospek untuk tahun 2020 masih sangat menantang," katanya.

Serangkaian data terbaru seperti ekspor, output pabrik dan angka pekerjaan menyebut Jepang akan mengalami kemerosotan terburuk pasca perang pada kuartal II 2020.

Baca Juga: Membaca taktik perang China saat hubungan militer dengan India memanas

Meskipun keadaan darurat terangkat pada akhir Mei 2020, ekonomi diperkirakan hanya akan tumbuh stagnan di beberapa bulan ke depan.

Menanggapi hal ini, bank sentral Jepang menyebut akan meneliti dengan cermat mengenai suku bunga di pekan depan termasuk langkah yang diperlukan. Setelah sebelumnya dalam dua bulan terakhir Bank of Japan melonggarkan kebijakan moneter guna mengurangi tensi di sisi likuiditas.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×