kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Senin, 09 Mei 2022 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Sumber: The Street | Editor: Noverius Laoli

Seperti diketahui, ketika invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari, pengusaha serial itu adalah CEO pertama dari sebuah perusahaan multinasional yang mendukung Ukraina. 

Musk tidak hanya dengan jelas memilih Kyiv, tetapi dia juga mengirim terminal Starlink, layanan koneksi internet satelit dari perusahaan kedirgantaraannya SpaceX, ke Ukraina. 

Baca Juga: Saat Proses Akuisisi Tuntas, Musk Akan Menjadi CEO Sementara Twitter

Starlink tidak hanya memungkinkan warga Ukraina mengakses internet secara independen, layanan ini juga memungkinkan negara tersebut tetap berhubungan dengan dunia luar. Starlink terutama digunakan di daerah yang dibom oleh Rusia dan daerah terpencil.

Layanan ini juga membantu pihak berwenang Ukraina dalam perang komunikasi melawan Moskow. Musk juga menantang Presiden Putin dengan mengusulkan duel dengannya untuk mengakhiri perang ini.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×