kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Senin, 09 Mei 2022 / 14:15 WIB
Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia
ILUSTRASI. Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Sumber: The Street | Editor: Noverius Laoli

Seperti diketahui, ketika invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari, pengusaha serial itu adalah CEO pertama dari sebuah perusahaan multinasional yang mendukung Ukraina. 

Musk tidak hanya dengan jelas memilih Kyiv, tetapi dia juga mengirim terminal Starlink, layanan koneksi internet satelit dari perusahaan kedirgantaraannya SpaceX, ke Ukraina. 

Baca Juga: Saat Proses Akuisisi Tuntas, Musk Akan Menjadi CEO Sementara Twitter

Starlink tidak hanya memungkinkan warga Ukraina mengakses internet secara independen, layanan ini juga memungkinkan negara tersebut tetap berhubungan dengan dunia luar. Starlink terutama digunakan di daerah yang dibom oleh Rusia dan daerah terpencil.

Layanan ini juga membantu pihak berwenang Ukraina dalam perang komunikasi melawan Moskow. Musk juga menantang Presiden Putin dengan mengusulkan duel dengannya untuk mengakhiri perang ini.




TERBARU

[X]
×