kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.631   -5,93   -0,09%
  • KOMPAS100 867   0,26   0,03%
  • LQ45 657   -0,18   -0,03%
  • ISSI 231   0,79   0,34%
  • IDX30 368   -0,22   -0,06%
  • IDXHIDIV20 455   0,32   0,07%
  • IDX80 99   0,10   0,10%
  • IDXV30 126   0,67   0,53%
  • IDXQ30 118   -0,08   -0,07%

Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Senin, 09 Mei 2022 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Elon Musk Takut akan Nyawanya Setelah Ancaman Rusia


Sumber: The Street | Editor: Noverius Laoli

Seperti diketahui, ketika invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari, pengusaha serial itu adalah CEO pertama dari sebuah perusahaan multinasional yang mendukung Ukraina. 

Musk tidak hanya dengan jelas memilih Kyiv, tetapi dia juga mengirim terminal Starlink, layanan koneksi internet satelit dari perusahaan kedirgantaraannya SpaceX, ke Ukraina. 

Baca Juga: Saat Proses Akuisisi Tuntas, Musk Akan Menjadi CEO Sementara Twitter

Starlink tidak hanya memungkinkan warga Ukraina mengakses internet secara independen, layanan ini juga memungkinkan negara tersebut tetap berhubungan dengan dunia luar. Starlink terutama digunakan di daerah yang dibom oleh Rusia dan daerah terpencil.

Layanan ini juga membantu pihak berwenang Ukraina dalam perang komunikasi melawan Moskow. Musk juga menantang Presiden Putin dengan mengusulkan duel dengannya untuk mengakhiri perang ini.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×