kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.064   26,37   0,44%
  • KOMPAS100 793   4,53   0,57%
  • LQ45 602   -0,61   -0,10%
  • ISSI 210   2,88   1,39%
  • IDX30 340   -0,68   -0,20%
  • IDXHIDIV20 422   -1,00   -0,24%
  • IDX80 90   0,37   0,41%
  • IDXV30 115   0,61   0,54%
  • IDXQ30 109   -0,14   -0,13%

Elon Musk Tambah Kepemilikan Saham di SpaceX Senilai US$ 1,4 Miliar


Selasa, 21 April 2026 / 14:53 WIB
Elon Musk Tambah Kepemilikan Saham di SpaceX Senilai US$ 1,4 Miliar
ILUSTRASI. Elon Musk membeli saham SpaceX senilai US$1,4 miliar, menunjukkan keyakinan pada masa depan. Valuasi perusahaan berpotensi melonjak hingga 600% jika rencana ambisius terwujud. (via REUTERS/Pool)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Elon Musk dilaporkan meningkatkan kepemilikannya di SpaceX pada tahun lalu dengan membeli saham senilai US$ 1,4 miliar dari karyawan aktif maupun mantan karyawan perusahaan.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh The Information pada Selasa. Disebutkan bahwa pembelian saham sekunder tersebut dilakukan melalui trust milik Musk dan tercantum dalam draf prospektus IPO rahasia SpaceX.

Langkah ini menunjukkan keyakinan Musk terhadap prospek jangka panjang SpaceX, yang kini menjadi salah satu perusahaan swasta paling bernilai di dunia.

Selain itu, SpaceX juga disebut telah menyetujui rencana pemberian tambahan 60 juta saham kepada Musk. Insentif tersebut akan diberikan jika valuasi perusahaan meningkat dari sekitar US$ 1,1 triliun menjadi setinggi US$ 6,6 triliun.

Baca Juga: Investor Pantau Negosiasi AS-Iran, Mata Uang Global Bergerak Stabil

Namun, syarat lainnya adalah SpaceX harus berhasil merealisasikan rencana ambisius membangun pusat data di luar angkasa untuk menyediakan kapasitas komputasi bagi para pengembang kecerdasan buatan atau AI.

Rencana ini mencerminkan upaya SpaceX untuk memperluas bisnisnya tidak hanya di sektor peluncuran roket dan satelit, tetapi juga di bidang infrastruktur komputasi berbasis ruang angkasa yang berpotensi mendukung perkembangan industri AI global.

Hingga kini, Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Sementara itu, SpaceX belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan komentar.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×