kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

Elon Musk Tambah Kepemilikan Saham di SpaceX Senilai US$ 1,4 Miliar


Selasa, 21 April 2026 / 14:53 WIB
Elon Musk Tambah Kepemilikan Saham di SpaceX Senilai US$ 1,4 Miliar
ILUSTRASI. Elon Musk membeli saham SpaceX senilai US$1,4 miliar, menunjukkan keyakinan pada masa depan. Valuasi perusahaan berpotensi melonjak hingga 600% jika rencana ambisius terwujud. (via REUTERS/Pool)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Elon Musk dilaporkan meningkatkan kepemilikannya di SpaceX pada tahun lalu dengan membeli saham senilai US$ 1,4 miliar dari karyawan aktif maupun mantan karyawan perusahaan.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh The Information pada Selasa. Disebutkan bahwa pembelian saham sekunder tersebut dilakukan melalui trust milik Musk dan tercantum dalam draf prospektus IPO rahasia SpaceX.

Langkah ini menunjukkan keyakinan Musk terhadap prospek jangka panjang SpaceX, yang kini menjadi salah satu perusahaan swasta paling bernilai di dunia.

Selain itu, SpaceX juga disebut telah menyetujui rencana pemberian tambahan 60 juta saham kepada Musk. Insentif tersebut akan diberikan jika valuasi perusahaan meningkat dari sekitar US$ 1,1 triliun menjadi setinggi US$ 6,6 triliun.

Baca Juga: Investor Pantau Negosiasi AS-Iran, Mata Uang Global Bergerak Stabil

Namun, syarat lainnya adalah SpaceX harus berhasil merealisasikan rencana ambisius membangun pusat data di luar angkasa untuk menyediakan kapasitas komputasi bagi para pengembang kecerdasan buatan atau AI.

Rencana ini mencerminkan upaya SpaceX untuk memperluas bisnisnya tidak hanya di sektor peluncuran roket dan satelit, tetapi juga di bidang infrastruktur komputasi berbasis ruang angkasa yang berpotensi mendukung perkembangan industri AI global.

Hingga kini, Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Sementara itu, SpaceX belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan komentar.


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×