kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Eropa Bersatu Soal Greenland: Strategi 8 Negara Lawan Tarif 10% Donald Trump


Senin, 19 Januari 2026 / 05:55 WIB
Eropa Bersatu Soal Greenland: Strategi 8 Negara Lawan Tarif 10% Donald Trump
ILUSTRASI. Eropa tak tinggal diam. Delapan negara sekutu NATO merapatkan barisan hadapi tarif 10% Trump demi kedaulatan Greenland. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Time | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Uni Eropa langsung menggelar pertemuan darurat di Brussel, dan ada kemungkinan pembekuan perjanjian dagang dengan AS. Wakil Kanselir Jerman Lars Klingbeil menegaskan Eropa tidak akan diperas dan akan memberikan balasan bersama.

Trump berdalih bahwa penguasaan penuh atas Greenland diperlukan demi “keamanan nasional.” Namun Eropa dengan tegas menolak. Denmark bahkan memperkuat kehadiran militernya di Greenland dengan kapal perang, drone, dan jet tempur, menepis ejekan Trump yang sebelumnya menyebut Denmark hanya mengandalkan “kereta anjing salju.”

Negara-negara NATO Eropa lain seperti Prancis, Inggris, Jerman, Swedia, dan Norwegia juga mengirim pasukan ke Greenland dalam latihan militer Operation Arctic Endurance.

Sementara itu, pemerintah dan rakyat Greenland secara konsisten menolak gagasan menjadi bagian dari Amerika Serikat. Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menegaskan bahwa jika harus memilih, Greenland akan tetap bersama Denmark.

Tonton: NATO Kerahkan Pasukan ke Greenland

“Negeri kami bukan objek rebutan kekuatan besar. Kami adalah sebuah bangsa, sebuah tanah, dan sebuah demokrasi,” kata Nielsen. “Ini harus dihormati, terutama oleh teman dekat.”

Trump sendiri dikenal kerap menggunakan tarif sebagai alat tekanan politik luar negeri, seperti yang ia lakukan terhadap India, China, dan Inggris dalam masa jabatan keduanya.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×