kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45779,16   4,79   0.62%
  • EMAS1.028.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Facebook investasikan US$ 5,7 miliar ke perusahaan India Jio Platforms Limited


Rabu, 22 April 2020 / 14:58 WIB
Facebook investasikan US$ 5,7 miliar ke perusahaan India Jio Platforms Limited
ILUSTRASI. Facebook. REUTERS/Johanna Geron/Illustration

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Facebook investasikan US$ 5,7 miliar di Jio Platforms Limited, perusahaan dimiliki oleh Reliance Industries yang dijalankan oleh miliarder Mukesh Ambani. 

Jio Platforms memiliki sejumlah merek di bawahnya termasuk bisnis telekomunikasi Reliance Jio yang telah berkembang pesat berkat harga yang kompetitif untuk menjadi operator seluler nomor satu di India berdasarkan pendapatan dan basis pelanggan.

Baca Juga: Facebook Pay dikabarkan akan meluncur di Indonesia November 2020

"Investasi ini menggarisbawahi komitmen kami ke India, dan kegembiraan kami untuk transformasi dramatis yang didorong oleh Jio di negara ini," kata Facebook dalam sebuah posting blog pada Selasa dikutip dari CNBC.

Investasi ini memberi Facebook 9,99% saham di Jio Platforms dan memberinya dana bagi perusahaan sebesar US$ 65,95 miliar. India adalah kunci untuk layanan pesan WhatsApp Facebook yang memiliki lebih dari 400 juta pengguna di negara ini. Facebook mengatakan akan bekerja dengan Jio untuk menciptakan "cara baru bagi orang dan bisnis untuk beroperasi lebih efektif dalam ekonomi digital yang sedang tumbuh."

Baca Juga: Facebook meluncurkan aplikasi gaming baru untuk saingi Twitch dan Youtube

Ini dapat mencakup menyatukan JioMart, inisiatif bisnis kecil Jio dan WhatsApp untuk menghubungkan orang ke bisnis dan toko. Langkah ini tepat waktu karena Facebook bersiap untuk meluncurkan fitur pembayaran untuk WhatsApp di India.

Investasi ini dapat menjadi kunci karena sejumlah alasan termasuk akses ke lebih dari 380 juta basis pengguna Jio Platforms serta mendapat dukungan politik dari Ambani. Facebook telah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan pijakan yang kuat di pasar India selama beberapa tahun terakhir tetapi tidak selalu berhasil. Pada 2016, regulator India memblokir layanan Facebook.



TERBARU

[X]
×