kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Fitch: Efek buruk grounding Boeng 737 MAX akan lebih terasa pada kuartal II


Jumat, 05 April 2019 / 22:48 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Fitch Ratings memperkirakan dampak pada industri penerbangan di Asia akibat grounding pesawat Boeing 737 Max telah diredam sejauh ini. Namun kemungkinan dampak pengandangan pesawat tipe tersebut akan memburuk pada kuartal kedua 2019.

Pesawat terlaris Boeing tersebut telah dikandangkan di seluruh dunia sejak bencana pada 10 Maret yang melibatkan Ethiopian Airlines dan yang menewaskan 157 orang. Kejadian tersebut hanya hanya terjadi lima bulan setelah pesawat yang sama milik Lion Air jatuh dan menewaskan 189.

Dilansir dari Reuters, dalam laporannya Fitch mencatat model proyeksi ini memiliki dampak terbatas pada tarif dan kinerja maskapai di sebagian besar pasar karena permintaan musiman yang rendah pada kuartal pertama.

Lembaga tersebut menambahkan bahwa ada fleksibilitas terbatas bagi maskapai untuk beralih ke alternatif dari Airbus atau Boeing.

Bagaimanapun pasar penerbangan India telah mengalami kenaikan tajam terkait tarif dalam beberapa bulan terakhir karena pasokan yang terbatas. Hal tersebut diperburuk oleh penangguhan pesawat jenis 737 MAX.

Sebuah laporan awal dalam kecelakaan Ethiopian Airlines menunjukkan bahwa jet 737 MAX 8 yang jatuh dalam kecepatan yang berlebihan dan dipaksa menukik oleh sistem otomasi yang tak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×