kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

FSB Tuduh Intelijen Ukraina Dalangi Percobaan Pembunuhan Jenderal Rusia


Senin, 09 Februari 2026 / 14:20 WIB
FSB Tuduh Intelijen Ukraina Dalangi Percobaan Pembunuhan Jenderal Rusia
ILUSTRASI. Letnan Jenderal Rusia Vladimir Alexeyev (REUTERS/dok)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menuding Dinas Keamanan Ukraina (SBU) berada di balik percobaan pembunuhan terhadap salah satu perwira intelijen militer paling senior Rusia.

FSB menyatakan, dua pria yang diduga sebagai pelaku penembakan terhadap Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev telah mengakui bahwa mereka bertindak atas perintah SBU. Alexeyev merupakan wakil kepala Direktorat Intelijen Militer Rusia (GRU).

Percobaan pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat lalu. Rusia menyebutkan, Alexeyev kini telah sadar setelah menjalani operasi.

Menurut FSB, tersangka utama bernama Lyubomir Korba, warga negara Rusia kelahiran Ukraina. Korba diperiksa setelah diekstradisi dari Dubai. 

Baca Juga: Perang Masuk Ibu Kota: Jenderal Rusia Tewas Dibom, Moskow Tuding Ukraina

Seorang terduga pelaku lainnya, Viktor Vasin, juga telah dimintai keterangan oleh otoritas Rusia.

Dalam pernyataannya, FSB menyebut Korba dan Vasin telah mengakui perbuatannya” serta memberikan rincian aksi penembakan yang disebut dilakukan atas nama Dinas Keamanan Ukraina.

FSB mengklaim Korba direkrut oleh SBU pada Agustus 2025 di Ternopil, Ukraina barat. 

Ia disebut menjalani pelatihan di Kyiv dan menerima bayaran bulanan dalam bentuk mata uang kripto. Untuk membunuh Alexeyev, Korba dijanjikan imbalan sebesar US$ 30.000.

Baca Juga: Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan Mobil di Moskow, Ukraina Diduga Terlibat

FSB juga menuding intelijen Polandia terlibat dalam proses perekrutan tersebut. Hingga kini, pihak Polandia belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan itu.

Ukraina sebelumnya telah membantah keterlibatan dalam percobaan pembunuhan Alexeyev. Sementara itu, FSB tidak menyertakan bukti yang dapat diverifikasi secara independen. 

Reuters juga menyatakan belum dapat menghubungi para tersangka selama mereka berada dalam tahanan di Rusia, dan pihak SBU belum memberikan komentar terbaru terkait pernyataan FSB. 


Tag


TERBARU

[X]
×