kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Gara-gara tindakan keras China, harga Bitcoin jatuh ke bawah US$ 30.000


Rabu, 23 Juni 2021 / 21:15 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

China menyumbang sekitar 65% dari produksi bitcoin global tahun lalu, dengan peringkat Sichuan sebagai produsen terbesar kedua, menurut penelitian oleh University of Cambridge.

“Kekhawatiran meningkat atas tindakan keras China yang sedang berlangsung dan kekhawatiran bahwa penerimaan akan bitcoin dan mata uang digital lainnya akan tertunda karena kekhawatiran tentang dampak lingkungan mereka,” kata analis Fawad Razaqzada di situs perdagangan ThinkMarkets.

Bulan lalu kabinet China mengatakan akan menindak tegas penambangan dan perdagangan kripto sebagai bagian dari kampanye untuk mengendalikan risiko keuangan.

Beberapa analis telah memperingatkan potensi penurunan lebih lanjut dalam harga bitcoin ke depan. Kripto lainnya juga turun karena investor khawatir tentang regulasi mata uang digital yang lebih ketat di seluruh dunia.

Selanjutnya: Taiwan akan perpanjang pembatasan penyebaran Covid-19 hingga 12 Juli




TERBARU

[X]
×