kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.760   41,00   0,23%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Gawat, Turki melancarkan operasi militer terhadap pejuang Kurdi di Suriah


Rabu, 09 Oktober 2019 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara selama pertemuan dengan anggota media internasional di Istanbul, Turki, 20 Juni 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Erdogan sebelumnya mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon, bahwa operasi itu akan membantu perdamaian dan stabilitas di Suriah.

Merespons serangan tersebut, Suriah menegaskan, mereka bertekad untuk menghadapi agresi Turki dengan segala cara yang sah.

Turki selama ini memandang pejuang YPG Kurdi di Suriah Timur Laut sebagai teroris karena hubungan mereka dengan gerilyawan yang melakukan pemberontakan di Turki.

Baca Juga: Terkait Suriah, Trump ancam akan menghancurleburkan ekonomi Turki

Di tengah keprihatinan kemanusiaan yang semakin dalam, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak semua pihak di Timur Laut Suriah untuk melakukan pengekangan maksimum dan melindungi warga sipil.

Sementara pasukan Kurdi mengecam perubahan kebijakan AS sebagai "tikaman di belakang". Tapi, Trump membantah telah meninggalkan pasukan Kurdi, mitra AS yang paling cakap dalam memerangi pejuang Negara Islam di Suriah.




TERBARU

[X]
×