kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.862   37,00   0,21%
  • IDX 6.484   81,98   1,28%
  • KOMPAS100 837   8,20   0,99%
  • LQ45 637   4,75   0,75%
  • ISSI 228   5,25   2,36%
  • IDX30 356   2,41   0,68%
  • IDXHIDIV20 433   2,70   0,63%
  • IDX80 96   0,84   0,89%
  • IDXV30 120   1,02   0,86%
  • IDXQ30 113   0,78   0,69%

Gawat, WHO kerek tingkat risiko virus corona ke level tertinggi


Sabtu, 29 Februari 2020 / 01:25 WIB
ILUSTRASI. Seorang pekerja yang mengenakan pakaian pelindung melakukan pengukuran suhu tubuh seorang pria di dalam Gedung Bursa Efek Shanghai di distrik keuangan Pudong, Shanghai, China, 28 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (28/2), mengerek tingkat risiko global dari virus corona baru ke level tertinggi. Peningkatan kasus yang terus-menerus dan negara-negara yang terkena dampak "jelas menjadi perhatian".

"Kami sekarang telah meningkatkan penilaian kami tentang risiko penyebaran dan risiko dampak Covid-19 ke level sangat tinggi di tingkat global," kata Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di Jenewa, Swiss, seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Meski begitu, "Kami belum melihat bukti virus (corona baru) itu menyebar bebas di masyarakat. Selama itu yang terjadi, kita masih memiliki peluang untuk membendung (penyebaran) virus ini," ujar Tedros.

Baca Juga: Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa

"Kunci untuk membendung virus ini adalah memutus rantai penularan," ungkap Tedros yang menekankan pentingnya setiap individu di seluruh negara mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan penularan virus corona.

"Musuh terbesar kita bukanlah virus itu sendiri, tapi ketakutan, rumor, dan stigma. Dan, aset terbesar kita adalah fakta, alasan, dan solidaritas," sebut Tedros.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×