kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.996.000   8.000   0,27%
  • USD/IDR 16.948   -69,00   -0,41%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Irak dan Otoritas Kurdi Sepakat Lanjutkan Ekspor Minyak ke Pelabuhan Ceyhan Turki


Rabu, 18 Maret 2026 / 10:33 WIB
Irak dan Otoritas Kurdi Sepakat Lanjutkan Ekspor Minyak ke Pelabuhan Ceyhan Turki
ILUSTRASI. IRAN-CRISIS/REFINERY-ASIA (REUTERS/Edgar Su)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Irak dan Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) mencapai kesepakatan untuk melanjutkan ekspor minyak melalui pelabuhan energi Ceyhan di Turki mulai Rabu (18/3/2026).

Menteri Minyak Irak Hayan Abdel-Ghani menyatakan, aliran minyak dari pelabuhan Ceyhan diperkirakan dimulai pukul 10.00 waktu setempat (07.00 GMT), sebagaimana dilaporkan media pemerintah.

Baca Juga: Mayoritas Mata Uang Asia Stabil Rabu (18/3), Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan

KRG mengonfirmasi kesepakatan tersebut dan menyebut kedua pihak akan membentuk komite bersama guna mempersiapkan dimulainya kembali ekspor minyak melalui jaringan pipa di wilayah Kurdistan.

Pendapatan dari ekspor ini nantinya akan disetorkan ke kas pemerintah federal Irak.

Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk mengambil langkah-langkah keamanan guna melindungi ladang minyak serta memastikan kelangsungan operasional ekspor.

Perdana Menteri KRG, Masrour Barzani, menyatakan pihaknya akan mengizinkan ekspor minyak mentah melalui pipa Kurdistan secepat mungkin, mengingat kondisi luar biasa yang tengah dihadapi negara tersebut.

Baca Juga: Malaysia Jadi Negara Pertama yang Menyatakan Perjanjian Dagang AS “Batal Demi Hukum”!

Ia juga menegaskan pembicaraan dengan pemerintah pusat di Baghdad akan terus dilakukan, termasuk untuk mengatasi hambatan perdagangan serta memberikan jaminan bagi perusahaan migas agar dapat kembali beroperasi dengan aman.

Barzani juga mengungkapkan telah berkomunikasi dengan utusan Amerika Serikat, Tom Barrack, dan menginstruksikan tim KRG untuk memberikan seluruh fasilitas yang diperlukan guna mempercepat pemulihan ekspor minyak demi kepentingan masyarakat di tengah situasi sulit saat ini.

Sebelumnya, otoritas Kurdistan sempat menuding pemerintah pusat Baghdad gagal mengatasi tantangan keamanan dan ekonomi di sektor migas.

Pernyataan itu muncul setelah Kementerian Minyak Irak menuduh KRG menolak penggunaan pipa sebagai jalur alternatif ekspor di tengah gangguan pasokan akibat konflik Iran.

Di sisi lain, Presiden Irak sebelumnya telah mendesak kedua pihak untuk bekerja sama memulihkan ekspor minyak.

Baca Juga: Harga Minyak Sedikit Turun Rabu (18/3) Pagi, Brent ke US$ 102,27 & WTI ke US$ 94,67

Parlemen Irak juga mengeluarkan keputusan yang mendorong pemerintah mencari jalur distribusi minyak guna menghindari kerugian ekonomi di tengah kondisi keamanan yang belum stabil.

Langkah tersebut sekaligus mempertegas upaya pemerintah pusat untuk memperkuat kendali atas sektor minyak nasional, termasuk produksi, transportasi, dan distribusi.

Konflik Iran yang memanas turut berdampak signifikan terhadap produksi minyak Irak. Produksi dari ladang utama di selatan dilaporkan anjlok hingga 70% menjadi sekitar 1,3 juta barel per hari, seiring terganggunya jalur vital Selat Hormuz yang menjadi rute sekitar 20% pasokan minyak global.

Sebelumnya, Kementerian Minyak Irak juga telah meminta izin kepada KRG untuk menyalurkan sedikitnya 100.000 barel per hari dari ladang Kirkuk melalui jaringan pipa Kurdistan menuju pelabuhan Ceyhan.

Namun, hubungan antara Baghdad dan otoritas Kurdistan tetap diwarnai ketegangan, terutama setelah pemerintah pusat menerapkan sistem bea cukai elektronik baru yang memungkinkan pemantauan impor dan pendapatan, yang dinilai KRG dapat mengurangi otonomi wilayah tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×