kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Gedung Putih: Perjanjian perdagangan Amerika Serikat dengan China telah berakhir


Selasa, 23 Juni 2020 / 09:20 WIB
ILUSTRASI. Bendera China dan AS berkibar di dekat Bund, sebelum delegasi perdagangan AS bertemu dengan rekan-rekan China mereka untuk mengadakan pembicaraan di Shanghai, Cina 30 Juli 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Hubungan Amerika Serikat dengan China nampaknya kian memanas. Terbaru pejabat Amerika menyebut tak ada masa depan dalam perjanjian dagang dengan China.

Dilansir dari Reuters, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China telah berakhir.

Baca Juga: Pertempuran di perbatasan India-China dapat merembet ke Laut China Selatan

Ia juga mengaitkan sebagian alasan dari keputusan tersebut dengan kemarahan Washington atas Beijing yang tidak membunyikan peringatan yang memadai tentang wabah virus corona.

"Ini sudah berakhir," Navarro mengatakan kepada Fox News dalam sebuah wawancara ketika ditanya tentang perjanjian perdagangan. 

Dia mengatakan titik balik yang terjadi adalah ketika Amerika Serikat mengetahui tentang penyebaran virus corona hanya setelah delegasi China meninggalkan Washington usai penandatanganan perjanjian Fase 1 pada 15 Januari.

"Pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini untuk menyebarkan virus itu, dan hanya beberapa menit setelah roda ketika pesawat itu lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemi ini," kata Navarro.

Baca Juga: Warganya diadili atas tuduhan mata-mata oleh China, PM Kanada meradang

Hubungan AS dan China telah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun sejak pandemi virus corona yang dimulai di China menghantam Amerika Serikat dengan keras. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×