kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Geger! Putin Nekad Kunjungi India 30 Jam di Tengah Ancaman Sanksi AS


Jumat, 05 Desember 2025 / 06:22 WIB
Geger! Putin Nekad Kunjungi India 30 Jam di Tengah Ancaman Sanksi AS
ILUSTRASI. Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan kunjungan kilat (30 jam) ke New Delhi, India, untuk pertama kalinya sejak perang Ukraina.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengapa Waktu Kunjungan Ini Penting?

Kunjungan ini menandai 25 tahun kemitraan strategis India-Rusia. Hubungan mereka tidak sepenuhnya kebal terhadap tekanan negara lain.

Secara tradisi, kedua negara mengadakan KTT tahunan yang bergantian. Tradisi ini terputus pada tahun 2022 (tahun invasi Ukraina). Pada tahun 2023, Putin juga absen dari KTT G20 di New Delhi, sebagian besar karena surat perintah penangkapan dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC), meskipun India bukan anggotanya. Ketidaknyamanan pemimpin Barat untuk berada satu ruangan dengan Putin menjadi faktor.

Kunjungan ini setelah empat tahun menjadi simbol bahwa Rusia berupaya keras menunjukkan kepada dunia, terutama Barat, bahwa mereka tidak terisolasi.

Baca Juga: Lionel Messi tentang Piala Dunia 2026: Saya Harap Bisa Ada di Sana

Apa yang Ada di Meja Perundingan?

Para analis memperkirakan Putin akan mendesak India untuk:

1. Membeli lebih banyak sistem rudal dan jet tempur Rusia (untuk memperkuat hubungan pertahanan).

2. Memperluas perdagangan di sektor lain seperti farmasi, mesin, dan produk pertanian.

Analis melihat bahwa Putin ingin mendapatkan "keuntungan visual" dari KTT ini:

“Presiden Putin dapat mengirim pesan yang sangat kuat kepada rakyatnya sendiri, dan juga kepada komunitas internasional, bahwa Rusia tidak terisolasi di dunia... Rusia disambut oleh negara demokrasi ketika Putin menghadapi tekanan atas perang di Ukraina,” kata Profesor Rajan Kumar.

Namun, penggerak utama hubungan India-Rusia, yaitu perdagangan minyak, kini terancam oleh tekanan dari AS.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×