kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

General Motors gandeng startup Nikola untuk memproduksi truk listrik


Rabu, 09 September 2020 / 18:29 WIB
General Motors gandeng startup Nikola untuk memproduksi truk listrik
ILUSTRASI. Logo General Motors. General Motors gandeng startup Nikola untuk memproduksi truk listrik. REUTERS/Daniel Becerril/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. General Motors (GM) mengumumkan kerjasama dengan startup truk Nikola Corp. Lewat kerjasama itu, keduanya akan mengembangkan truk pikap listrik dan truk komersial berbahan bakar hidrogen untuk menghadapi Tesla Inc.

Sebagai bagian dari kesepakatan, GM akan memiliki 11% dari saham Nikola yang bernilai sekitar US$ 2 miliar. Sebagai imbalannya, GM akan akan memasok Nikola dengan baterai, arsitektur sasis, sistem bahan bakar sel, dan pabrik untuk membangun pikap Badger yang diusulkan Nikola. 

Tidak hanya itu, GM juga akan memasok teknologi bahan bakar sel untuk trailer traktor komersial Kelas 7 dan 8 yang direncanakan oleh Nikola.

Baca Juga: Disney banjir kecaman dari aktivis HAM gara-gara ucapan terima kasih di fim Mulan

GM menargetkan merealisasikan US$ 4 miliar dari kesepakatan, termasuk US$ 700 juta untuk membangun Badger di salah satu pabriknya, dan nilai kredit regulasi untuk kendaraan tanpa emisi.

Chief Executive GM, Mary Barra mengatakan, pihaknya masih dapat memasok baterai listrik Ultium dan teknologi sel bahan bakar hidrogen untuk perusahaan lain. 

"Kami tentu terbuka untuk mempertimbangkan kesepakatan tambahan yang berkaitan dengan Ultium dan teknologi Hydrotec sel bahan bakar," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (9/9).

Aliansi dengan Nikola adalah kesepakatan besar kedua dalam seminggu ini yang dilakukan GM untuk pengembangan kendaraan listrik. Minggu lalu, perusahaan ini telaj melakukan kesepakatan kerjasama dengan  Honda Motor.

Baca Juga: Hubungan AS-China kian panas, pebisnis Amerika di China makin was-was

Truk pikap elektrik pertama dari GM, yakni GMC Hummer akan dirilis pada akhir 2021. GM akan membuat versi bahan bakar hidrogen dan listrik dari truk Nikola Badger dan perusahaan mengharapkan produksi rampung pada tahun 2022.

Pengumuman aliansi GM dan Nikola tersebut langsung membuat saham Tesla ambles 21% pada penutupan perdagangan Selasa (8/8). Alhasil, kekayaan bersih sang pendiri, Elon Musk, merosot $ 16,3 miliar. Ini merupakan rekor penurunan terbesar dalam satu hari yang dialami miliader tersebut.

Sementara analis Wall Street dan investor secara luas  mengharapkan Tesla untuk bergabung dengan S&P 500 setelah perusahaan membukukan kuartal keempat berturut-turut yang menguntungkan pada bulan Juli, membersihkan rintangan besar untuk potensi dimasukkan dalam indeks saham acuan.

 

 

Selanjutnya: Kembali memanas, sejumlah jet tempur China kembali terbangi wilayah Taiwan

 



TERBARU

[X]
×