kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 -0,95%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Hubungan AS-China kian panas, pebisnis Amerika di China makin was-was


Rabu, 09 September 2020 / 15:37 WIB
Hubungan AS-China kian panas, pebisnis Amerika di China makin was-was
ILUSTRASI. Bendera China dan AS berkibar di dekat Bund, sebelum delegasi perdagangan AS bertemu dengan rekan-rekan China mereka untuk mengadakan pembicaraan di Shanghai, Cina 30 Juli 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Perusahaan asal Amerika Serikat di China semakin khawatir bahwa ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia ini akan berlarut-larut selama bertahun-tahun.

Hal ini terungkap dalam sebuah survei yang juga menunjukkan bahwa hampir sepertiga perusahaan asal AS mengatakan kemampuan untuk mempertahankan jumlah staf mereka telah terpengaruh oleh kondisi tersebut.

Menurut survei sentimen bisnis tahunan yang dilakukan oleh Kamar Dagang Amerika di Shanghai dan konsultan PwC China, setengah dari perusahaan mengatakan mereka yakin hubungan yang memburuk akan bertahan setidaknya tiga tahun.

Baca Juga: Dilarang Amerika, Samsung dan LG stop pasok panel layar ke Huawei

Jumlah ini naik tajam dari 30% responden pada survei yang digelar pada tahun 2019 lalu.

Dari jumlah tersebut, 27% di antaranya mengatakan mereka yakin ketegangan akan berlangsung tanpa batas.

“Ketegangan AS-China adalah perhatian utama bagi komunitas bisnis Amerika di sini,” Ker Gibbs, presiden Kamar Dagang Amerika dalam rilis laporan tersebut.

Baca Juga: Kembali memanas, sejumlah jet tempur China kembali terbangi wilayah Taiwan

Ketegangan AS-China yang sudah tinggi setelah perang dagang di tahun lalu, semakin meningkat tahun ini karena wabah corona.


Tag


Corporate Valuation Model Managing Procurement Economies of Scale Batch 5

[X]
×