Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - DUESSELDORF. Perusahaan pertahanan Jerman, Rheinmetall, menyatakan bahwa perang yang melibatkan Iran memperkuat rencananya untuk memperluas produksi rudal guna memenuhi lonjakan permintaan di sektor pertahanan.
Dalam pernyataannya kepada Reuters pada Jumat (6/3/2026), Rheinmetall menilai konflik tersebut menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas produksi rudal dan komponen terkait di negara-negara Barat.
Perusahaan itu berencana mempercepat ekspansi produksi agar dapat memenuhi permintaan yang meningkat pesat.
Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel Rugikan Aktivitas Perusahaan Keuangan di Timur Tengah
Rheinmetall menyebut dirinya berada pada posisi yang kuat untuk menjadi mitra industri utama dalam pengembangan roket dan berbagai komponennya.
"Perang di Iran menegaskan rencana kami untuk memperluas produksi rudal secepat mungkin," demikian penegasan perusahaan tersebut.
Sebagai bagian dari rencana ekspansi, Rheinmetall akan membangun fasilitas produksi baru untuk rudal dan mesin roket di lokasi Unterluess, Jerman. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan fasilitas tambahan di Burgos, Spanyol.
Pembangunan fasilitas baru tersebut ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2027.
Baca Juga: Perang Iran Lumpuhkan 21.300 Penerbangan, Industri Aviasi Rugi Miliaran Dolar
Menurut Rheinmetall, langkah ini diambil karena kapasitas produksi rudal di negara-negara Barat saat ini masih terbatas, sementara kebutuhan meningkat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik.













