kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.825   -75,00   -0,44%
  • IDX 8.010   74,30   0,94%
  • KOMPAS100 1.129   12,52   1,12%
  • LQ45 819   3,79   0,46%
  • ISSI 283   5,30   1,91%
  • IDX30 427   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 513   -2,16   -0,42%
  • IDX80 126   1,12   0,90%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Gibson, perusahaan gitar berusia 100 tahun menghadapi kebangkrutan


Selasa, 20 Februari 2018 / 09:46 WIB
Gibson, perusahaan gitar berusia 100 tahun menghadapi kebangkrutan
ILUSTRASI. Guitar Termahal di Dunia - 1959 Les Paul Sunburst


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Merek gitar ikonik, Gibson, berada di ambang kebangkrutan. Hal itu terungkap dalam sebuah laporan yang terekspos ke publik pada Senin (19/2).

Perusahaan ini didirikan lebih dari 100 tahun yang lalu di Michigan. Produk gitar Gibson banyak dimainkan oleh para pemusik lintas generasi, termasuk bintang ternama Slash, Bob Marley dan Carlos Santana.

Menurut laporan Nashville Post pada awal bulan ini, Chief Executive Officer Gibson Bill Lawrence baru-baru ini meninggalkan perusahaan hanya enam bulan sebelum pinjaman senilai US$ 375 juta jatuh tempo. Dia telah bekerja untuk Gibson selama kurang lebih setahun sebelum akhirnya mengundurkan diri.

Gibson, yang memiliki pendapatan tahunan lebih dari US$ 1 miliar, memiliki pinjaman bank sebesar US$ 145 juta yang akan segera jatuh tempo jika pinjaman tersebut tidak dibiayai kembali pada pertengahan Juli.

CEO Henry Juszkiewicz dianggap tengah berpacu dengan waktu untuk memutuskan apakah akan menukar hutang perusahaan, melunasinya dengan menggunakan ekuitas atau menyatakan perusahaan tersebut bangkrut.

Perusahaan yang berbasis di AS ini telah menggandeng bank investasi Jeffries untuk membantu situasi keuangannya yang sulit saat ini.

Pada Kamis, Gibson mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa strategi penyederhanaan operasional yang sedang berlangsung akan membantu mencatat kinerja keuangan terbaik yang akan dilihat dalam sejarah perusahaan pada tahun depan. Gibson juga mengatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki kemampuan untuk membayar kembali hutang mereka secara keseluruhan dalam waktu tujuh tahun.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×