kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Global Exchange Group akan akuisisi International Currency Exchange US$ 200 juta


Senin, 16 Maret 2020 / 16:45 WIB
Global Exchange Group akan akuisisi International Currency Exchange US$ 200 juta
ILUSTRASI. ilustrasi merger akuisisi ambil alih

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perusahaan forex asal Spanyol Global Exchange Group sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi saingan dari Inggris International Currency Exchange (ICE) Ltd. Menurut orang yang mengetahui masalah tersebut, Global Exchange tengah berupaya mencari pendanaan untuk memperoleh ICE yang berbasis di London seperti diberitakan Bloomberg pada Senin (16/3).

Kesepakatan akuisisi itu bisa bernilai sekitar US$ 150 juta hingga US$ 200 juta. Kendati demikian, aksi ini akan sedikit molor lantaran Eropa tengah menjadi pusat penyebaran virus corona. Lantaran perusahaan fokus pada penilaian akuisisi dan membatasi dampak bisnis akibat virus itu.

Baca Juga: Pandemi virus corona menjadi penyebab pendapatan maskapai global anjlok

Oleh sebab itu, diskusi mengenai aksi akuisisi ini masih berlangsung. Selain itu, ICE juga dapat menarik minat dari pihak lain selain Global Exchange Group.

Perusahaan Spanyol itu dapat menggunakan aksi ini sebagai batu loncatan untuk mengeksplorasi opsi termasuk potensi penjualan saham dalam bisnis gabungan untuk mengumpulkan dana dan mendorong pertumbuhan bisnis. 

Perwakilan untuk Global Exchange menolak memberikan komentar, sementara perwakilan untuk ICE tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Global Exchange, yang nama perusahaannya Eurodivisas SA, adalah bisnis milik sejak abad ke-19 dan berbasis di sebuah kota kecil di wilayah Spanyol Salamanca, dekat perbatasan dengan Portugal. Perusahaan memulai bisnis penukaran mata uang pada tahun 1996. Ia memiliki lebih dari 310 cabang di 21 negara, dan lebih dari 7 juta pelanggan per tahun, menurut situs webnya.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Inggris terbitkan UU Darurat batasi pertemuan massal

Didirikan pada tahun 1973, ICE membuka kantor pertamanya di stasiun Victoria di London. Itu menghitung lebih dari 350 toko di seluruh dunia dan lebih dari 5 juta pelanggan per tahun, menurut situs webnya. Dimiliki oleh Lenlyn Holdings Plc, perusahaan induk dari Raphaels Bank, bank independen tertua kedua di Inggris. Bank saat ini sedang ditutup.


Tag

TERBARU

[X]
×