kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Google minta maaf ke Perdana Menteri India


Selasa, 09 Juni 2015 / 10:53 WIB
ILUSTRASI. Pasangan tak lagi mau melakukan hubungan seks.


Sumber: BBC | Editor: Hendra Gunawan

KALIFORNIA. Google minta maaf karena foto Perdana Menteri India Narendra Modi muncul pada hasil pencarian gambar untuk top 10 criminals. Foto Modi ini muncul bersamaan dengan gambar teroris, pembunuh dan diktator.

Beberapa pemimpin dunia yang juga muncul dalam pencarian yang sama misalnya mantan Presiden Amerika Serikat George Bush dan Muammar Kaddafi. "Hasil pencarian ini merupakan masalah bagi kami dan tidak mencerminkan opini Google," kata Google dalam pernyataan yang dikutip BBC.

Google mengatakan tengah memperbaiki algoritma untuk mencegah hasil tak terduga lagi. Perusahaan internet ini bilang, hasil pencarian ini disebabkan oleh koran Inggris yang mempublikasikan foto Modi dengan metadata keliru.

Beberapa figur publik India yang muncul dalam pencarian misalnya Kepala Kabinet Delhi Arvind Kejriwal, pengacara Ram Jethmalani, serta buronan Dawood Ibrahim dan aktor Sanjay Dutt yang ditahan karena ledakan Mumbai tahun 1993.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×