kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Google minta maaf ke Perdana Menteri India


Selasa, 09 Juni 2015 / 10:53 WIB
ILUSTRASI. Pasangan tak lagi mau melakukan hubungan seks.


Sumber: BBC | Editor: Hendra Gunawan

KALIFORNIA. Google minta maaf karena foto Perdana Menteri India Narendra Modi muncul pada hasil pencarian gambar untuk top 10 criminals. Foto Modi ini muncul bersamaan dengan gambar teroris, pembunuh dan diktator.

Beberapa pemimpin dunia yang juga muncul dalam pencarian yang sama misalnya mantan Presiden Amerika Serikat George Bush dan Muammar Kaddafi. "Hasil pencarian ini merupakan masalah bagi kami dan tidak mencerminkan opini Google," kata Google dalam pernyataan yang dikutip BBC.

Google mengatakan tengah memperbaiki algoritma untuk mencegah hasil tak terduga lagi. Perusahaan internet ini bilang, hasil pencarian ini disebabkan oleh koran Inggris yang mempublikasikan foto Modi dengan metadata keliru.

Beberapa figur publik India yang muncul dalam pencarian misalnya Kepala Kabinet Delhi Arvind Kejriwal, pengacara Ram Jethmalani, serta buronan Dawood Ibrahim dan aktor Sanjay Dutt yang ditahan karena ledakan Mumbai tahun 1993.




TERBARU

[X]
×