Hadapi Resesi, Ingat 4 Nasihat Warren Buffett Soal Investasi di Masa Sulit

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:16 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Hadapi Resesi, Ingat 4 Nasihat Warren Buffett Soal Investasi di Masa Sulit

ILUSTRASI. Warren Buffett banyak berbicara tentang berinvestasi di masa-masa sulit. Seperti apa? REUTERS/Rick Wilking/File Photo


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pergerakan pasar saham terbilang liar beberapa waktu terakhir. Para pelaku pasar  sudah pasti tidak menikmatinya. Salah satu faktanya, jajak pendapat Gallup yang dihelat pada akhir April 2020 mengungkapkan hanya 21% responden yang menilai bahwa saham atau reksadana adalah investasi jangka panjang terbaik. Ini merupakan level terendah sejak 2012. Dan angka itu jauh sebelum diumumkan bahwa ekonomi AS secara resmi memasuki jurang resesi.

Pastinya, banyak investor yang cemas untuk masuk ke pasar saham sekarang. Akan tetapi, Anda mungkin juga membuat kesalahan besar karena resesi adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi.

Baca Juga: Mengapa Warren Buffett tidak agresif saat pasar saham jatuh terpukul wabah corona?

Warren Buffett banyak berbicara tentang berinvestasi di masa-masa sulit. Berikut adalah sejumlah nasihat yang bisa Anda simak seperti yang dirangkum dari The Motley Fool dan Yahoo Finance.

 

1. Peluang terbaik untuk mengerahkan modal adalah ketika segalanya sedang turun

Saat sebagian besar pasar saham telah pulih dari crash yang disebabkan oleh virus corona pada bulan Maret, koreksi lain tidak dapat dihindari karena banyak investor masih menilai harga saat masih terlalu tinggi. Mereka tidak memperhitungkan dampak ekonomi penuh Covid-19 yang mungkin terjadi sepanjang musim panas dan musim gugur.

Baca Juga: Bagaimana Warren Buffett menjauhkan serigala dari Berskhire Hathaway dan menang?

Jika pasar berakhir crash lagi, Anda mungkin tergoda untuk duduk di sela-sela dan menunggu sampai masa-masa buruk berlalu. Alih-alih, perhatikan nasihat Buffett tentang peluang untuk berinvestasi pada downswing dan ambil kesempatan untuk mendapatkan uang Anda untuk mendapatkan diskon yang lebih dalam.

2. Risiko berasal dari tidak mengetahui apa yang Anda lakukan

Warga Amerika mungkin mewaspadai saham karena mereka khawatir akan risiko kerugian. Anjloknya pasar saham pada Maret lalu tidak membantu menghilangkan ketakutan mereka. Tetapi, seperti ditunjukkan Buffett, menempatkan uang Anda ke pasar benar-benar hanya membawa risiko besar jika Anda tidak tahu bagaimana melakukannya dengan benar.

Baca Juga: Cara Warren Buffett dan Masayoshi mengelola kerugian besar karena kesalahan investasi

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru