kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Hadapi wabah virus corona, bank sentral kompak berikan stimulus


Senin, 16 Maret 2020 / 23:35 WIB
ILUSTRASI. Bank sentral kompak berikan stimulus dalam menghadapi wabah virus corona. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Handoyo

Bank sentral Turki mulai 20 Maret 2020 mendatang bakal menurunkan tingkat renumerasi cadangan wajib LIra dari 10% menjadi 8% bagi bank bank yang pertumbuhan kreditnya sesuai target yang ditetapkan. Adapun mereka yang tak mencapai target akan mendapat dibebaskan dari pencadangan alias 0%.

Baca Juga: Wait and see menjadi strategi terbaik kala IHSG terus merosot, kenapa?

Kemudian, Reserve Bank of Australia telah menebar likuditas AU$ 8,8 milair (US$ 5,4 miliar) pada Jumat (13/3) lalu dan akan memperpanjang operasi pembelian kembali guna memastikan kinerja kredit perbankan. Langkah ini diharapkan mampu menopang pasar keuangan, terutama membantu pasar keuangan, dan bisnis skala kecil. Mereka juga memastikan kesiapannya untuk membeli obligasi pemerintah.

Pembelian obligasi pemerintah juga akan dilakukan oleh Bank of Israel (BOI) guna melancarkan volatilitas dan memperkokoh likudiitas. Ini pertama kalinya dilakukan sejak 2009. Senin, BOI mengumumkan telah menawarkan pertukaran shekel Dolar AS dengan tenor satu minggu sebagai alat baru pemasok likudiitas bagi perbankan.

Sedangkan Reserve Bank of India juga telah mengumumkan aksi penyuntikan likudiitas melalui aksi transaksi swap Ruppe terhadap Dollar AS, termasuk menggelontorkan 1 triliun Rupee (US$ 13,5 miliar untuk operasi REpo dalam jangka panjang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×