kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.934   -78,00   -0,43%
  • IDX 6.044   157,52   2,68%
  • KOMPAS100 803   27,79   3,58%
  • LQ45 606   18,82   3,21%
  • ISSI 207   6,38   3,17%
  • IDX30 344   10,01   2,99%
  • IDXHIDIV20 425   10,62   2,56%
  • IDX80 91   3,06   3,49%
  • IDXV30 114   3,78   3,43%
  • IDXQ30 111   2,85   2,64%

Hanya catat kasus corona 1 digit, Singapura akan izinkan pertemuan hingga 8 orang


Selasa, 20 Oktober 2020 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang menyeberang jalan di distrik perbelanjaan Orchard Road di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Singapura, 19 Juni 2020.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Saat banyak negara mengalami gelombang kedua virus corona baru dengan lonjakan kasus yang lebih tinggi dari gelombang satu, Singapura berhasil mengendalikan wabah.

Sejak beberapa hari terakhir, Singapura hanya mencatat satu digit kasus virus corona, setelah sempat menorehkan angka harian tertinggi pada 20 April lalu dengan 1.426 infeksi.   

Alhasil, kelak dalam Fase 3 pembukaan pembatasan sosial, Singapura akan mengizinkan pertemuan di luar rumah hingga delapan orang, meningkat dari lima orang saat ini.

Demikian pula, rumahtangga bisa menerima hingga delapan tamu sekaligus.

"Ini akan memungkinkan keluarga dengan lebih dari lima orang untuk dapat berkumpul dan menikmati waktu tatap muka yang tidak bisa digantikan oleh interaksi virtual," kata Menteri Kesehatan Gan Kim Yong, Selasa (20/10).

Baca Juga: Jutaan kelas menengah di Asia Tenggara masuk jurang kemiskinan karena pandemi corona

Sejatinya, Gan mengatakan, Pemerintah Singapura mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah pertemuan sosial maksimal menjadi 10. Tapi, ini akan sulit untuk menerapkan jarak aman di tempat umum seperti restoran.

"Hal itu akan meningkatkan risiko penularan, sedangkan kelompok yang terdiri dari delapan orang mungkin lebih mudah diatur," ujarnya yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 seperti dikutip Channel News Asia.

Sementara kapasitas kegiatan ibadah dan acara lain seperti resepsi pernikahan bisa bertambah hingga 50 orang di masing-masing zona, tergantung pada ukuran tempat. 

Saat ini, kegiatan ibadah dan resepsi pernikahan dibatasi hingga 100 orang, dan dibagi menjadi dua zona yang masing-masing terdiri dari 50 orang.

Jangka waktu yang lama

Menteri Pendidikan Lawrence Wong menyebutkan, Singapura bisa memasuki Fase 3 sebelum akhir tahun. Langkah-langkah pembatasan juga dapat diperluas seiring lebih banyak pengaturan perjalanan dengan negara lain.

Baca Juga: Hong Kong dan Singapura mengumumkan rencana kebijakan travel bubble




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×