kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.178   -21,00   -0,12%
  • IDX 7.606   -28,07   -0,37%
  • KOMPAS100 1.053   -1,56   -0,15%
  • LQ45 758   -1,17   -0,15%
  • ISSI 276   -1,15   -0,42%
  • IDX30 403   -0,68   -0,17%
  • IDXHIDIV20 491   0,51   0,10%
  • IDX80 118   -0,15   -0,13%
  • IDXV30 139   -0,85   -0,61%
  • IDXQ30 129   0,07   0,06%

Harga BBM AS Diperkirakan Tetap di Atas US$ 3 per Galon hingga Tahun Depan


Senin, 20 April 2026 / 12:51 WIB
Harga BBM AS Diperkirakan Tetap di Atas US$ 3 per Galon hingga Tahun Depan
ILUSTRASI. Menteri Energi AS sebut harga bensin mungkin sudah puncak, namun di atas US$3/galon hingga tahun depan. Proyeksi ini berbeda dari pejabat lain. (REUTERS/Abdul Saboor)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright memperkirakan harga bensin di AS kemungkinan sudah mencapai puncaknya, tetapi masih akan bertahan di atas US$ 3 per galon hingga tahun depan.

Kenaikan harga BBM terjadi seiring konflik antara AS, Israel, dan Iran, serta serangan Iran terhadap negara-negara di sekitarnya. Kondisi ini menciptakan tekanan politik bagi Presiden AS Donald Trump menjelang pemilu paruh waktu November mendatang, ketika Partai Republik berupaya mempertahankan mayoritas tipis di Senat dan DPR.

Dalam wawancara dengan CNN, Wright mengatakan harga bensin di bawah US$ 3 per galon bisa saja tercapai pada akhir tahun ini, tetapi kemungkinan besar baru terjadi tahun depan.

“Namun harga kemungkinan sudah mencapai puncaknya dan akan mulai turun. Tentu saja, jika konflik ini terselesaikan, Anda akan melihat harga turun,” ujar Wright.

Pernyataan Wright berbeda dengan proyeksi Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang pekan lalu memperkirakan harga BBM bisa turun ke kisaran US$ 3 per galon pada musim panas tahun ini.

Baca Juga: Perang Iran Pangkas Pasokan 500 Juta Barel Minyak, Kerugian Tembus US$ 50 Miliar

Sementara itu, Trump sendiri sebelumnya mengakui bahwa harga BBM dapat tetap tinggi hingga November. Meski demikian, pejabat pemerintahan AS sepakat bahwa harga energi akan turun setelah konflik Iran berakhir. Wright bahkan menyebut harga di bawah US$ 3 per galon sebagai level yang “sangat baik” jika disesuaikan dengan inflasi.

Rata-rata harga bensin reguler di AS pada Minggu mencapai US$ 4,05 per galon, naik dibandingkan US$ 3,16 per galon pada periode yang sama tahun lalu. Harga ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan level sebelum perang, yakni sekitar US$ 2,98 per galon. 

Lonjakan harga energi terjadi akibat terganggunya distribusi minyak melalui Selat Hormuz, jalur yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia. Penutupan dan pembatasan lalu lintas kapal di selat tersebut membuat harga minyak dunia melonjak tajam.

Harga minyak mentah Brent bahkan sempat naik ke kisaran US$ 95 per barel, sementara minyak mentah AS naik mendekati US$ 89 per barel. 

Selain BBM, konflik juga menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan bahan bakar pesawat. Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan bahan bakar jet akan menjadi lebih tersedia ketika konflik Iran mulai mereda.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak Lebih dari 5% di Tengah Meningkatnya Ketegangan AS-Iran

“Ya, ada gangguan kecil, semoga hanya dalam waktu singkat. Namun dalam jangka panjang, perjalanan akan menjadi lebih murah bagi warga Amerika karena harga bahan bakar jet akan turun,” kata Duffy.

AS dan Iran sebelumnya sepakat melakukan gencatan senjata selama 10 hari. Namun, Trump menuduh Iran melanggar kesepakatan itu dengan menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz pada akhir pekan ini. Pejabat AS dijadwalkan menuju Pakistan pada Senin untuk melanjutkan negosiasi. 

Trump juga kembali mengancam Iran jika tidak menerima tawaran perundingan dari AS.

“Kami menawarkan kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal. Jika mereka tidak menerimanya, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap pembangkit listrik dan setiap jembatan di Iran,” ujar Trump dalam unggahan media sosialnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×