kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Harga bitcoin meroket menjadi Rp 170 juta, apa penyebabnya?


Jumat, 14 Agustus 2020 / 04:31 WIB
ILUSTRASI. Bitcoin


Sumber: CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Hal tersebut membuat bitcoin diproyeksi masih belum naik kembali ke rekor tertinggi di akhir 2017 yang mendekati US$ 20.000. 

"Ada kawanan yang jatuh cinta dengan bitcoin yang terus mendorongnya lebih tinggi. Tapi apakah uang pintar ini akan terus naik?" kata CEO GSX Group, Nick Cowan.

Baca Juga: Terungkap! Pelaku peretasan akun Twitter para tokoh dunia baru berusia 17 tahun

Namun, Cowan mengakui, harga bitcoin masih akan mengalami tren naik. Reli bitcoin terkait dengan langkah The Fed baru-baru ini yang diprediksi mengarah pada inflasi yang lebih tinggi. Faktanya, sudah mulai terjadi kenaikan harga. Data yang dirilis Pemerintah AS pada Selasa (11/8/2020) menunjukkan, bahwa harga grosir Juli naik lebih dari yang diprediksi.

Inflasi dapat semakin melemahkan posisi dollar, mendorong imbal hasil obligasi lebih rendah dan memberikan dorongan lain untuk bitcoin.




TERBARU

[X]
×