kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Harga bitcoin meroket menjadi Rp 170 juta, apa penyebabnya?


Jumat, 14 Agustus 2020 / 04:31 WIB
ILUSTRASI. Bitcoin


Sumber: CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Hal tersebut membuat bitcoin diproyeksi masih belum naik kembali ke rekor tertinggi di akhir 2017 yang mendekati US$ 20.000. 

"Ada kawanan yang jatuh cinta dengan bitcoin yang terus mendorongnya lebih tinggi. Tapi apakah uang pintar ini akan terus naik?" kata CEO GSX Group, Nick Cowan.

Baca Juga: Terungkap! Pelaku peretasan akun Twitter para tokoh dunia baru berusia 17 tahun

Namun, Cowan mengakui, harga bitcoin masih akan mengalami tren naik. Reli bitcoin terkait dengan langkah The Fed baru-baru ini yang diprediksi mengarah pada inflasi yang lebih tinggi. Faktanya, sudah mulai terjadi kenaikan harga. Data yang dirilis Pemerintah AS pada Selasa (11/8/2020) menunjukkan, bahwa harga grosir Juli naik lebih dari yang diprediksi.

Inflasi dapat semakin melemahkan posisi dollar, mendorong imbal hasil obligasi lebih rendah dan memberikan dorongan lain untuk bitcoin.




TERBARU

[X]
×