kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.970   41,00   0,24%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Harga Emas Dunia di US$4.380 Jumat (27/3) Pagi, Pekan ke-4 Berturut-turut Turun


Jumat, 27 Maret 2026 / 09:01 WIB
Harga Emas Dunia di US$4.380 Jumat (27/3) Pagi, Pekan ke-4 Berturut-turut Turun
ILUSTRASI. Harga emas (REUTERS/Mohamed Abd El Ghany)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas stabil pada Jumat (27/3/2026), tetapi masih berada di jalur untuk mengalami penurunan minggu keempat berturut-turut.

Lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga global lebih tinggi dan lebih lama.

Melansir Reuters, harga emas spot berada di US$4.380,39 per ons troi pada pukul 01:01 GMT, nyaris tidak berubah. Emas telah turun lebih dari 2% sepanjang minggu ini.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April stabil di US$4.375 per ons troi.

Baca Juga: Perang Memanas, Dolar Jadi Raja: Pasar Abaikan Sinyal Damai

Sejak pecahnya perang AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, harga emas turun sekitar 17%, tertekan penguatan dolar AS yang naik lebih dari 2% selama periode yang sama.

Lonjakan harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas US$105 per barel menambah kekhawatiran inflasi, karena konflik hampir menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur utama sekitar sepertiga pasokan minyak dan LNG global.

Harga minyak yang tinggi berpotensi mendorong biaya transportasi dan manufaktur, menambah tekanan inflasi.

Meskipun inflasi biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai, suku bunga tinggi menekan permintaan untuk aset yang tidak memberikan hasil seperti emas.

Pasar kini telah sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve pada 2026, dibandingkan dengan ekspektasi dua kali pemangkasan sebelum konflik Iran meletus, menurut CME Group’s FedWatch Tool.

Baca Juga: BBM Naik Tajam, Vietnam Ambil Langkah Darurat Pangkas Pajak

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan memperpanjang jeda serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga April dan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan “sangat baik,” tetapi pejabat Iran menolak proposal AS sebagai “sepihak dan tidak adil.”

Selain emas, logam mulia lainnya bergerak bervariasi: harga perak spot turun 0,8% ke US$67,47 per ons, troi, platinum spot turun 0,2% ke US$1.823,40, dan palladium naik 1,3% ke US$1.370,75.

Penguatan dolar dan tekanan suku bunga tinggi menjadi faktor utama yang menahan kenaikan harga emas, meski risiko inflasi akibat perang Timur Tengah tetap membayangi pasar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×