kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Harga Emas: Goldman Sachs Ramal Sentuh US$5.400 di Akhir 2026, Apa Pemicunya?


Kamis, 22 Januari 2026 / 11:12 WIB
Diperbarui Kamis, 22 Januari 2026 / 11:19 WIB
Harga Emas: Goldman Sachs Ramal Sentuh US$5.400 di Akhir 2026, Apa Pemicunya?
ILUSTRASI. Emas batangan (Sven Simon/IMAGO via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga emas untuk akhir 2026 menjadi US$5.400 per ons troi, dari sebelumnya US$4.900 per ons troi, seiring bank sentral sektor swasta dan pasar negara berkembang yang terus melakukan diversifikasi ke emas.

Harga emas spot sempat menyentuh US$4.887,82 per ons troi pada Rabu (21/1/2026).

Baca Juga: Harga Emas Terkoreksi ke US$ 4.799 Kamis (22/1), Usai Trump Lunakkan Ancaman Tarif UE

Logam safe-haven ini telah naik lebih dari 11% sepanjang 2026, melanjutkan reli spektakuler yang membuat harganya melonjak 64% pada tahun lalu.

“Kami memperkirakan pembeli diversifikasi dari sektor swasta, yang berfungsi sebagai lindung nilai terhadap risiko kebijakan global dan telah mendorong kenaikan prediksi harga kami, tidak akan melepas kepemilikan emas mereka sepanjang 2026. Hal ini secara efektif mengangkat titik awal perkiraan harga kami,” tulis Goldman Sachs dalam catatan Rabu.

Perusahaan juga memperkirakan kepemilikan ETF Barat akan meningkat seiring kemungkinan Federal Reserve memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin di 2026.

Baca Juga: Harga Emas Turun, Bursa Saham Menguat Usai Trump Lunakkan Ancaman soal Greenland

Selain itu, Goldman Sachs memperkirakan pembelian emas oleh bank sentral akan rata-rata 60 ton pada 2026, karena bank sentral pasar berkembang cenderung terus mendiversifikasi cadangan mereka ke logam mulia.

Namun, penurunan risiko terkait arah kebijakan moneter global dalam jangka panjang bisa menekan harga emas jika memicu likuidasi lindung nilai makro.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×