Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Volatilitas juga terlihat lebih tajam pada perak, mengingat ukuran pasar yang lebih kecil. Harga perak sempat turun dari rekor tertinggi US$ 121,6 per ons pada Kamis lalu. Reli perak pada Januari sebelumnya didorong oleh perdagangan berbasis momentum serta arus masuk besar dari investor ritel.
Harga perak terakhir tercatat naik 9,3% ke level US$ 86,8 per ons.
Analis Mitsubishi menyebut, meredanya kekhawatiran terhadap tarif AS setelah tinjauan mineral kritis pada pertengahan Januari, serta berkurangnya pasokan di London, membuat perak kehilangan salah satu pendorong utama kenaikan tahun lalu.
Tonton: Pramono Janji Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Meriah dan Tampil Colourful
Meski begitu, penurunan harga perak dari level rekor dinilai positif bagi prospek konsumsi industri, karena tekanan ekstrem terhadap margin produsen panel surya menjadi berkurang, menurut para analis.













