kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Harga Emas Terkoreksi Pasca Capai Rekor di Awal Pekan


Jumat, 28 Februari 2025 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Petugas memperlihatkan emas yang ditawarkan di The Gade Coffee & Gold by Pegadaian di Jakarta (17/1/2025). Hingga akhir 2024, Pegadaian berhasil mencapai target pertumbuhan produk gadai secara keseluruhan yang meningkat hingga 10%.  (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas turun ke US$ 2.888 per ons pada hari Jumat (28/2) setelah mencapai rekor tertinggi US$ 2.950 pada awal pekan. Emas tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangkaian tarif baru pada mitra dagang utama. 

Presiden AS mengumumkan bahwa tarif 25% pada Kanada dan Meksiko berlaku minggu depan, beberapa menit setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengisyaratkannya untuk bulan April. Selain itu, Trump mengumumkan pembatasan pada Tiongkok dan pungutan baru terhadap Uni Eropa, yang selanjutnya akan merusak permintaan mata uang asing dan mengangkat greenback. 

Baca Juga: Harga Emas Anjlok hingga 1% Imbas Penguatan Dolar AS, Investor Menanti Data Inflasi

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (28/2), di sisi data ekonomi, data terbaru terus menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan 2,3% untuk AS pada kuartal IV. Namun, kekhawatiran pelemahan ekonomi meningkat karena lonjakan klaim pengangguran di tengah ketatnya pasar tenaga kerja AS. 

Di tempat lain,  impor emas Tiongkok melalui Hong Kong turun ke level terendah hampir tiga tahun pada bulan Januari, sementara data Swiss minggu lalu menunjukkan penurunan 99% dari tahun ke tahun dalam ekspor emas ke Tiongkok.




TERBARU

[X]
×