kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Harga Emas Turun, Permintaan di India Menguat, Pasar China Berbalik Diskon


Jumat, 19 Juni 2026 / 15:55 WIB
Harga Emas Turun, Permintaan di India Menguat, Pasar China Berbalik Diskon
ILUSTRASI. Harga emas di India anjlok ke level terendah 2,5 bulan. (dok./Kontan)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Permintaan emas fisik di India menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada pekan ini seiring penurunan harga logam mulia ke level terendah dalam sekitar dua setengah bulan terakhir. Namun, volatilitas harga yang masih tinggi membuat sebagian pembeli memilih menunggu kepastian arah pasar.

Di saat yang sama, pasar emas di China justru mengalami perubahan signifikan. Untuk pertama kalinya sejak akhir Desember, harga emas fisik diperdagangkan dengan diskon dibandingkan harga acuan global, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah ketidakpastian geopolitik.

Di India, para dealer menawarkan diskon hingga US$54 per ons di atas harga resmi domestik, termasuk bea masuk 15% dan pajak penjualan 3%. Besaran diskon tersebut melebar dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai maksimal US$35 per ons.

Seorang perhiasan asal Ahmedabad mengatakan koreksi harga mulai menarik kembali minat konsumen meskipun fluktuasi pasar masih menjadi pertimbangan utama.

"Koreksi harga membantu membawa pembeli kembali ke pasar, tetapi volatilitas yang berlebihan mendorong sebagian pembeli untuk menunggu tren harga yang lebih jelas." katanya.

Pada Jumat, harga emas domestik India turun menjadi 146.252 rupee per 10 gram, level terendah sejak 2 April.

Baca Juga: Sentimen MSCI Tekan Pasar Finansial Domestik: Rupiah Loyo dan IHSG Merosot

Sementara itu, seorang dealer bullion di Mumbai yang bekerja pada sebuah bank swasta menilai permintaan investasi masih relatif lemah dalam beberapa pekan terakhir.

"Permintaan investasi masih lemah selama beberapa pekan terakhir. Namun, para perhiasan mulai menunjukkan minat untuk membangun persediaan." ujarnya.

Arus Keluar ETF Emas Pertama dalam Setahun

Data pasar juga menunjukkan bahwa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis emas fisik di India mencatat arus keluar bersih bulanan pertama dalam satu tahun pada Mei lalu.

Fenomena tersebut dipicu aksi ambil untung (profit taking) investor setelah reli harga emas yang didorong kenaikan bea masuk impor.

Pasar China Beralih ke Diskon

Berbeda dengan India, pasar emas di China justru mengalami pelemahan permintaan.

Bullion diperdagangkan dengan diskon sekitar US$4 hingga US$8 per ons dibandingkan harga spot global, berbalik dari premi sebesar US$1 hingga US$5 per ons pada pekan sebelumnya.

Perubahan ini terjadi karena investor memilih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.

Harga emas sendiri telah terkoreksi lebih dari 23% sejak dimulainya perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada akhir Februari. Penurunan tersebut dipengaruhi kekhawatiran terhadap inflasi yang dipicu sektor energi serta ekspektasi suku bunga Amerika Serikat yang lebih tinggi.

Kepala dealing Wing Fung Precious Metals, Peter Fung, mengatakan aktivitas perdagangan emas fisik di Shanghai masih sangat lesu.

"Pasar emas fisik di Shanghai masih sangat sepi, dan saya tidak melihat banyak minat beli. Investor di seluruh China masih mengkhawatirkan ketidakpastian di Timur Tengah dan sedang menunggu gambaran yang lebih jelas." terangnya.

Baca Juga: Pengadilan India Menyatakan Pemblokiran Aplikasi Telegram Sah!

Ia menambahkan bahwa permintaan kemungkinan baru akan meningkat setelah masa libur atau pada Juli hingga Agustus.

"Permintaan mungkin akan meningkat setelah masa libur atau mungkin pada Juli atau Agustus," ungkapnya.

Pada Jumat, pasar di China daratan dan Hong Kong ditutup untuk libur Festival Perahu Naga (Dragon Boat Festival).

Kondisi di Pasar Asia Lainnya

Di Hong Kong, emas diperdagangkan mulai dari harga yang setara dengan pasar global hingga premi sekitar US$2 per ons.

Sementara itu, di Jepang logam mulia tersebut diperdagangkan dengan diskon sekitar US$0,25 per ons.

Adapun di Singapura, emas dijual dengan kisaran harga mulai dari diskon US$0,50 per ons hingga premi US$1,80 per ons, menunjukkan kondisi permintaan yang relatif stabil dibandingkan pasar utama di kawasan Asia.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×