kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.808   9,00   0,05%
  • IDX 8.987   42,41   0,47%
  • KOMPAS100 1.241   9,53   0,77%
  • LQ45 878   6,30   0,72%
  • ISSI 325   1,42   0,44%
  • IDX30 445   1,66   0,37%
  • IDXHIDIV20 523   2,83   0,54%
  • IDX80 138   1,14   0,83%
  • IDXV30 145   0,87   0,60%
  • IDXQ30 143   0,17   0,12%

Harga Emas Turun dari Level Tertinggi Sepekan, Dipicu Aksi Ambil Untung


Rabu, 07 Januari 2026 / 12:31 WIB
Harga Emas Turun dari Level Tertinggi Sepekan, Dipicu Aksi Ambil Untung
ILUSTRASI. Harga emas turun pada Rabu (7/1) karena investor melakukan aksi ambil untung setelah harga sempat naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu. (REUTERS/Hiba Kola)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas turun pada Rabu (7/1/2026) karena investor melakukan aksi ambil untung setelah harga sempat naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu pada perdagangan sebelumnya karena penguatan dolar membebani sentimen di seluruh kompleks logam mulia menjelang data pekerjaan AS yang penting yang akan dirilis minggu ini.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,7% menjadi US$ 4.466,19 per ons troi, pada pukul 03.30 GMT. Emas batangan menyentuh rekor tertinggi US$ 4.549,71 pada 26 Desember.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turun 0,4% menjadi US$ 4.477,30.

"(Logam mulia) telah naik (dengan cepat) minggu ini dan selalu ada sedikit aksi ambil untung... dolar juga telah membantu menekan harga," kata direktur pelaksana GoldSilver Central, Brian Lan.

Baca Juga: Menteri Luar Negeri China Kunjungi Sejumlah Negara Strategis dan Penting di Afrika

Dolar bergerak dalam kisaran ketat, mendekati level tertinggi lebih dari dua minggu menjelang serangkaian data ekonomi AS, membuat aset yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Investor memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini, sementara mereka menantikan data penggajian non-pertanian yang akan dirilis pada hari Jumat untuk petunjuk lebih lanjut. 

Survei JOLTS dan data penggajian swasta ADP pada hari Rabu juga dapat menentukan arah pasar.

Gubernur Federal Reserve Stephen Miran, yang masa jabatannya berakhir akhir bulan ini, mengatakan pada hari Selasa bahwa penurunan suku bunga AS yang agresif diperlukan untuk menjaga perekonomian tetap berjalan.

Baca Juga: Trump Bekukan US$ 10 Miliar Bantuan Perawatan Anak dan Keluarga di 5 Negara Bagian

Aset yang tidak menghasilkan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian geopolitik atau ekonomi.

Di bidang geopolitik, Caracas dan Washington mencapai kesepakatan untuk mengekspor minyak mentah Venezuela senilai hingga US$ 2 miliar ke Amerika Serikat, kata Presiden Donald Trump pada hari Selasa, sebuah langkah yang akan mengalihkan pasokan dari China setelah apa yang disebut pejabat Venezuela sebagai penculikan mantan presiden Nicolás Maduro.

Selanjutnya: Promo Ambil Popcorn Sepuasnya di Cinepolis 2026, Apa Saja Syaratnya?

Menarik Dibaca: Promo Holland Bakery Diskon Spesial 20% untuk Menu Baru




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×