kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.541   11,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Harga Minyak Naik Setelah OPEC+ Setujui Kenaikan Produksi Lebih Lambat Mulai Oktober


Senin, 08 September 2025 / 05:51 WIB
Harga Minyak Naik Setelah OPEC+ Setujui Kenaikan Produksi Lebih Lambat Mulai Oktober
ILUSTRASI. Ilustrasi Pompa angguk tambang minyak. Harga minyak kembali menguat pada perdagangan Senin (8/9/2025) setelah OPEC+ sepakat meningkatkan produksi minyak mulai Oktober.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga minyak kembali menguat pada perdagangan Senin (8/9/2025) setelah OPEC+ sepakat meningkatkan produksi minyak mulai Oktober, namun dengan laju lebih lambat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. 

Kesepakatan ini memicu respons positif pasar setelah harga sempat tertekan pekan lalu.

Brent crude naik 23 sen atau 0,4% menjadi US$ 65,73 per barel, sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) meningkat 21 sen atau 0,3% ke US$ 62,08 per barel pada pukul 22.13 GMT. 

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Terseret Rencana Kenaikan Produksi OPEC+ di September 2025

Kedua acuan ini sebelumnya jatuh lebih dari 2% pada Jumat (5/9), terdorong laporan pekerjaan AS yang lemah, dan mencatat kerugian lebih dari 3% sepanjang pekan lalu.

OPEC+, kelompok negara produsen minyak yang terdiri dari anggota OPEC ditambah Rusia dan sekutunya, memutuskan menaikkan produksi mulai Oktober untuk merespons tekanan pasar. 

Namun, kenaikan ini lebih lambat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, menandakan kehati-hatian menghadapi kemungkinan surplus minyak menjelang musim dingin di belahan bumi utara.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Hampir 2% Senin (7/7), Meski OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi

Dalam pertemuan daring, delapan anggota OPEC+ sepakat menambah produksi 137.000 barel per hari mulai Oktober. 

Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan bulanan sekitar 555.000 bpd pada September dan Agustus, serta 411.000 bpd pada Juli dan Juni. 

Langkah ini sekaligus menjadi stimulus bagi pasar yang sempat tertekan akibat kekhawatiran permintaan global melemah.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×