Sumber: The Street | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Warsh bergabung dengan The Fed pada 2006 dan menjadi salah satu anggota termuda sepanjang sejarah. Ia menjabat hingga 2011, termasuk saat krisis keuangan global 2008.
Mantan Ketua The Fed, Ben Bernanke, menyebut Warsh sebagai salah satu rekan terdekatnya dalam menangani krisis, terutama dalam koordinasi dengan Wall Street dan pemerintah.
Namun, Warsh juga dikenal sebagai sosok yang cukup kritis terhadap kebijakan pelonggaran moneter agresif, seperti quantitative easing (QE). Ia sering menekankan risiko inflasi dan dikenal memiliki pandangan yang relatif hawkish (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi).
Apakah Kevin Warsh Akan Menurunkan Suku Bunga?
Trump secara terbuka berharap Kevin Warsh akan mendorong penurunan suku bunga jika menjadi Ketua The Fed. Namun, secara kelembagaan, The Fed bersifat independen dari Gedung Putih.
Meski Trump menunjuk para pejabat The Fed, keputusan suku bunga tetap ditentukan oleh Federal Open Market Committee (FOMC), bukan satu orang saja.
Tonton: IIMS 2026 Gaspol Jelang Lebaran, Target Transaksi Rp 8 Triliun! Industri Otomotif Bangkit?
Secara historis, Warsh dikenal lebih condong ke kebijakan ketat. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah ia akan mempertahankan sikap hawkish, atau menyesuaikan diri dengan tekanan politik untuk menurunkan suku bunga?













