kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Harta Kekayaan Kevin Warsh: Calon Ketua The Fed Pilihan Trump


Minggu, 08 Februari 2026 / 10:58 WIB
Harta Kekayaan Kevin Warsh: Calon Ketua The Fed Pilihan Trump
ILUSTRASI. Kevin Warsh, calon Ketua The Fed, punya harta kekayaan miliaran dolar. Lantas, apakah ia akan menuruti keinginan Trump untuk pangkas suku bunga? (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: The Street | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pada 30 Januari 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed), menggantikan Jerome Powell mulai Mei 2026.

Jika disetujui oleh Senat, Warsh akan memimpin bank sentral AS selama empat tahun ke depan, dengan tugas utama mengarahkan kebijakan suku bunga untuk menjaga keseimbangan antara inflasi dan lapangan kerja.

Trump sendiri pernah menunjuk Jerome Powell pada 2017, meski belakangan kerap mengkritik kebijakan The Fed yang dinilai terlalu lambat menurunkan suku bunga.

Dengan pengalaman panjang di The Fed dan Wall Street, Kevin Warsh juga dikenal sebagai sosok dengan kekayaan besar. 

Mengutip The Street, berikut profil, harta kekayaan, dan pandangannya soal suku bunga.

Berapa Kekayaan Kevin Warsh pada 2026?

Perkiraan kekayaan Kevin Warsh cukup bervariasi, tergantung sumber:

  • GuruFocus (awal 2026): sekitar US$ 7 juta
  • Benzinga (akhir 2025): sekitar US$ 9,12 juta
  • Celebrity Net Worth: hingga US$ 2,7 miliar

Baca Juga: Misteri Nuklir China: AS Sebut Uji Coba Diam-diam, Ada Bukti?

Angka terbesar kemungkinan besar sudah termasuk kekayaan istrinya, Jane Lauder, pewaris kerajaan kosmetik Estée Lauder. Menurut Forbes, kekayaan Jane Lauder mencapai sekitar US$ 2,4 miliar pada awal 2026.

Kevin Warsh dan Jane Lauder menikah pada tahun 2002.

Gaji Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed

Jika resmi menjabat sebagai Ketua The Fed, Kevin Warsh akan menerima gaji tahunan sebesar: US$ 250.600 per tahun.

Angka ini setara dengan gaji pejabat Level I Executive Schedule di AS, termasuk Menteri Luar Negeri dan Kepala Badan Jaminan Sosial.

Profil Kevin Warsh

Kevin Warsh lahir pada 1970 di Albany, New York. Ia menempuh pendidikan:

  • S1: Stanford University
  • S2 Hukum: Harvard Law School (lulus cum laude, 1995)

Kariernya dimulai di Morgan Stanley, menangani merger dan akuisisi hingga 2002. Setelah itu, ia bekerja di Gedung Putih sebagai penasihat kebijakan ekonomi pada era Presiden George W. Bush.

Baca Juga: Analisis Bitcoin: Ini Penyebab Utama Anjloknya Harga Kripto Pekan Ini

Pengalaman Kevin Warsh di The Fed

Warsh bergabung dengan The Fed pada 2006 dan menjadi salah satu anggota termuda sepanjang sejarah. Ia menjabat hingga 2011, termasuk saat krisis keuangan global 2008.

Mantan Ketua The Fed, Ben Bernanke, menyebut Warsh sebagai salah satu rekan terdekatnya dalam menangani krisis, terutama dalam koordinasi dengan Wall Street dan pemerintah.

Namun, Warsh juga dikenal sebagai sosok yang cukup kritis terhadap kebijakan pelonggaran moneter agresif, seperti quantitative easing (QE). Ia sering menekankan risiko inflasi dan dikenal memiliki pandangan yang relatif hawkish (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi).

Apakah Kevin Warsh Akan Menurunkan Suku Bunga?

Trump secara terbuka berharap Kevin Warsh akan mendorong penurunan suku bunga jika menjadi Ketua The Fed. Namun, secara kelembagaan, The Fed bersifat independen dari Gedung Putih.

Meski Trump menunjuk para pejabat The Fed, keputusan suku bunga tetap ditentukan oleh Federal Open Market Committee (FOMC), bukan satu orang saja.

Tonton: IIMS 2026 Gaspol Jelang Lebaran, Target Transaksi Rp 8 Triliun! Industri Otomotif Bangkit?

Secara historis, Warsh dikenal lebih condong ke kebijakan ketat. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah ia akan mempertahankan sikap hawkish, atau menyesuaikan diri dengan tekanan politik untuk menurunkan suku bunga?

Selanjutnya: Misteri Nuklir China: AS Sebut Uji Coba Diam-diam, Ada Bukti?

Menarik Dibaca: 7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×