kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Hindari lockdown, Gubernur Texas perintahkan penggunaan masker


Jumat, 03 Juli 2020 / 05:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LUBBOCK. Gubernur Texas Greg Abbott pada Kamis memutuskan untuk mewajibkan masker wajah di seluruh Texas, sebagai syarat untuk menghindari penutupan ekonomi kembali.

Mengutip Reuters, Jumat (3/7), mengenakan masker ntuk memperlambat penyebaran virus corona tidak populer di Texas, tetapi dalam sebuah video  yang dirilis Kamis, dia mengatakan bahwa tindakan itu sekarang benar-benar diperlukan.

"Dalam beberapa minggu terakhir, ada lonjakan cepat dan substansial dalam kasus virus corona," kata Abbott. 

Baca Juga: U.S. governors retract reopening plans as states reel from resurgent coronavirus

"Kita perlu fokus kembali untuk memperlambat penyebaran. Tapi kali ini, kita ingin melakukannya tanpa menutup Texas lagi."

Menurut gubernur, masker harus digunakan di semua bangunan umum dan di luar ketika jarak sosial setidaknya enam kaki (2 meter) tidak dapat dipertahankan. Mereka yang melanggar perintah akan diberi satu peringatan. 

Setelah itu, mereka dapat dikenakan denda hingga US$ 250. "Tidak ada yang bisa dipenjara karena menentang perintah itu," katanya.

Sekitar sepertiga dari 254 negara di Texas telah melaporkan kurang dari 20 kasus virus corona.

Gubernur juga memberi otoritas lokal kemampuan untuk melarang pertemuan di luar lebih dari 10 orang.

Pada hari Minggu, sebuah unjuk rasa anti-masker sayap kanan diadakan di lapangan Texas Capitol yang dihadiri oleh sekitar 150 orang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×