kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Hindari lockdown, Gubernur Texas perintahkan penggunaan masker


Jumat, 03 Juli 2020 / 05:45 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

Setelah menghindari wabah besar pada bulan April dan Mei, Texas telah menjadi hotspot virus corona, dimana negara bagian itu melaporkan hampir 8.000 infeksi baru pada hari Kamis.

Tingkat orang yang dites positif untuk virus telah meningkat dari 4,5% pada akhir Mei menjadi 14%, kata Abbott. Rawat inap rata-rata kurang dari 1.700 per hari pada akhir Mei. Pada hari Kamis sekitar 5.700 setiap hari.

"Lonjakan kasus ini tidak hanya terbatas di kota-kota besar," kata Abbott. "Sembilan puluh satu kabupaten telah mencatat jumlah tinggi (kasus) dalam tiga hari terakhir."

Baca Juga: Pakar penyakit menular ingatkan kasus corona AS bisa melonjak jadi 100.000 per hari

"Lonjakan kasus ini tidak hanya terbatas di kota-kota besar," kata Abbott. "Sembilan puluh satu kabupaten telah mencatat jumlah tinggi (kasus) dalam tiga hari terakhir."

Perintah Abbott menandai pembalikan besar. Selama lebih dari dua bulan, ia mengabaikan seruan oleh para pemimpin Demokrat di wilayah metropolitan Texas untuk penggunaan masker.

Abbott mengatakan dia tidak mengeluarkan perintah tinggal di rumah, tetapi meminta orang untuk tetap di rumah jika memungkinkan.

"Kita harus berbuat lebih banyak untuk memperlambat penyebaran tanpa mengunci Texas kembali," kata Abbott. 

"Kami sekarang berada pada titik di mana virus menyebar begitu cepat, ada sedikit margin untuk kesalahan."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×