kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hong Kong dan Shenzhen Diguyur Hujan Paling Ekstrem Sepanjang Sejarah


Jumat, 08 September 2023 / 15:04 WIB
Hong Kong dan Shenzhen Diguyur Hujan Paling Ekstrem Sepanjang Sejarah
ILUSTRASI. Warga Hong Kong saat hujan


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Petugas penyelamat membawa satu orang ke rumah sakit yang sudah meninggal saat tiba di rumah sakit, demikian dilaporkan sebuah saluran berita televisi.

Terowongan lintas pelabuhan kota, salah satu jalan utama yang menghubungkan pulau Hong Kong dengan Kowloon, tergenang air dan sebuah pusat perbelanjaan di distrik Chai Wan terendam setengahnya.

Beberapa operasi pembersihan penumpang dan kargo di dua titik perbatasan antara Hong Kong dan Shenzhen ditangguhkan karena banjir.

Operator feri Makau di Hong Kong mengatakan, beberapa pelayaran akan ditangguhkan ke pusat perjudian.

Lebih dari 100 ekor babi di sebuah daerah dekat perbatasan dengan Shenzhen tenggelam dalam banjir, media melaporkan.

Guangdong Terendam Banjir

Badan Meteorologi China mengatakan, hujan lebat akan turun hingga Sabtu dini hari di wilayah tengah dan barat daya provinsi Guangdong.

Baca Juga: Kim Jong Un Marahi Para Pejabatnya Karena Gagal Mencegah Banjir

Semua sekolah, beberapa stasiun kereta bawah tanah dan kantor-kantor di kota Shenzhen, Guangdong, ditutup pada hari Jumat.

Warga yang berpegangan pada garis pengaman melangkah dengan hati-hati melewati air setinggi lutut di kota metropolitan yang berpenduduk 17,7 juta jiwa itu, demikian tayangan video dari media pemerintah.

Sebuah catatan curah hujan menunjukkan 465,5 mm (1,5 ft) hujan turun di Shenzhen selama 12 jam, tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1952.

“Curah hujan harian di kota yang terletak di Delta Sungai Mutiara yang menghubungkan Hong Kong dengan daratan China ini diperkirakan akan melebihi 500 mm,” kata media Shenzhen.

Video menunjukkan area pintu keluar dan masuk stasiun kereta api Shenzhen terendam banjir, dengan kereta api yang menghubungkan kota tersebut dengan ibukota provinsi Guangzhou ditangguhkan. Sekitar 100 orang terdampar di stasiun.

Sekolah-sekolah di 10 distrik di Guangzhou diliburkan pada hari itu atau harus buka lebih siang, sementara kota Zhuhai di dekat Makau memperingatkan akan adanya genangan air dan tanah longsor.

Kota industri Dongguan di utara Shenzhen melaporkan hujan terberat dalam 15 tahun terakhir.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×