CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pelayaran Global Terancam, Houthi Minta Kapal Jauhi Arab Saudi


Selasa, 21 Juli 2026 / 18:22 WIB
Diperbarui Selasa, 21 Juli 2026 / 18:39 WIB
Pelayaran Global Terancam, Houthi Minta Kapal Jauhi Arab Saudi
ILUSTRASI. Houthi Attact (Reuters/Houthi Military Media)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran memperingatkan perusahaan pelayaran internasional agar tidak melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Arab Saudi.

Kelompok tersebut mengancam akan menjatuhkan sanksi hingga melakukan serangan terhadap kapal yang melanggar.

Baca Juga: FAA Dorong Pengembangan Taksi Udara hingga Pesawat Supersonik Generasi Baru

Mengutip Reuters, Selasa (21/7/2026), peringatan itu disampaikan melalui surat elektronik (email) tertanggal 20 Juli yang dikirim kepada sejumlah perusahaan pelayaran.

Dalam email tersebut, Houthi menyatakan bahwa kapal-kapal dilarang memuat maupun membongkar kargo di seluruh pelabuhan Arab Saudi.

"Kapal dilarang memuat atau membongkar kargo di atau dari pelabuhan mana pun di Arab Saudi," demikian isi email yang dilihat Reuters.

Houthi juga meminta perusahaan pelayaran agar menjalankan uji tuntas (due diligence) dan berhati-hati dalam setiap aktivitas operasionalnya.

Kelompok itu memperingatkan bahwa kapal yang tetap melakukan aktivitas di pelabuhan Arab Saudi akan dikenai sanksi.

"Setiap aktivitas semacam itu akan membuat kapal yang melanggar dikenai sanksi. Selain itu, kapal tersebut dapat menjadi sasaran di lokasi mana pun yang berada dalam jangkauan operasi Angkatan Bersenjata Yaman," demikian bunyi email tersebut.

Surat elektronik itu dikirim oleh Humanitarian Operations Coordination Center (HOCC) yang berbasis di Sanaa, lembaga koordinasi yang dikelola oleh Houthi untuk menyampaikan pemberitahuan kepada industri pelayaran.

Baca Juga: Wacana Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Dunia

Peringatan terbaru ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di kawasan Timur Tengah, khususnya di sekitar Laut Merah dan Selat Hormuz, yang merupakan rute penting bagi perdagangan global serta distribusi minyak dunia.

Ancaman tersebut juga muncul setelah Houthi sebelumnya menyatakan akan memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi, seiring meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×