kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Huawei luncurkan mobil pintar berteknologi 5G di acara Shanghai Autoshow


Senin, 22 April 2019 / 19:09 WIB
Huawei luncurkan mobil pintar berteknologi 5G di acara Shanghai Autoshow

Sumber: Reuters | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Berhasil membukukan peningkatan penjualan pada kuartal I-2019, perusahaan teknologi Huawei Technologies asal China resmi meluncurkan perangkat komunikasi 5G pertama di dunia untuk industri otomotif pada Senin (22/4).

Langkah ini ditempuh Huawei untuk menasbihkan diri sebagai pemain utama dalam teknologi kendaraan self-driving di dunia otomotif. Seperti yang dilansir dari Reuters, peluncuran ini berlangsung di Shanghai, China dalam acara Shanghai Autoshow yang berlangsung sejak Kamis minggu lalu.


Juru bicara Huawei dalam Shanghai Autoshow menjelaskan, bahwa teknologi yang digunakan dalam perangkat otomotifnya disebut modul MH5000. Modul tersebut, lahir berkat adanya chip Balong 5G yang sudah lebih dulu dikeluarkan Huawei sejak Januari 2019.

“Dengan chip ini, Huawei dapat mengembangkan mobil 5G pertama di dunia yang memiliki kecepatan dan kualitas yang tinggi,” jelas Huawei sebagaimana yang dilansir dari Reuters.

Dikabarkan, Huawei akan mulai melemparkan modul MH5000 dan teknologi jaringan 5G di sektor otomotif pada kuartal II-2019. “Modul mobil 5G ini turut membawa industry otomotif bergerak ke era 5G, semua demi komunikasi penting dan teknologi mobil pintar di masa depan,” tambah Huawei.

Beberapa tahun terakhir, Huawei memang telah banyak menguji teknologi mobil-mobil pintar di kota beberapa kota besar di China, seperti Shanghai, Shenzhen, dan Wuxi. Perusahaan produsen perangkat teknolog terbesar ini,juga telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan beberapa produsen mobil lokal seperti Dongfeng, Changan, dan FAW.

Dengan teknologi ambisius ini, Huawei makin terus memperlihatkan diri dalam perlombaan pengembangan teknologi secara global, terlepas dari sorotan Washington, Amerika Serikat,atas tuduhan spionase. Hingga sejauh ini, pihak Huawei terus membantah tuduhan tersebut.




TERBARU

Close [X]
×