kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Ikuti aksi jual besar-besaran di China, bursa Jepang dan Korea kompak memerah


Senin, 03 Februari 2020 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengambil foto papan elektronik yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) di Bursa Korea di Seoul, Korea Selatan, 25 Maret 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Jepang dan Korea Selatan kompak memerah, Senin (3/2), mengikuti aksi jual besar-besar di pasar ekuitas China, di tengah kekhawatiran yang meningkat atas dampak ekonomi dari wabah virus corona baru.

Indeks Nikkei berakhir melemah 1,01% ke posisi 22.971,94, dengan sektor konsumen dan teknologi informasi memimpin penurunan. Saham Unitika Ltd, produsen bahan baku masker, jadi top loosers setelah anjlok 10,93%

"Sulit untuk menilai hanya dengan satu hari perdagangan, tetapi sentimen akan melemah jika saham China terus turun, yang buruk untuk saham Jepang," kata Shusuke Yamada, Kepala Strategi Valas dan Saham Merrill Lynch Japan Securities Co di Tokyo.

Baca Juga: Nilai kapitalisasi market bursa China tergerus hingga Rp 5.754 triliun dalam sehari!

Hari ini volume saham yang diperdagangkan di Tokyo Stock Exchange mencapai 1,19 miliar transaksi. Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata harian pada Januari lalu sebanyak 1,09 miliar transaksi.

Menutup hari pertama perdagangan setelah libur Tahun Baru Imlek yang diperpanjang, Senin (3/2), investor menghapus US$ 393 miliar dari bursa saham acuan China. Indeks Shanghai Composite merosot 7,72% ke level 2.746,61. 

Penurunan hampir 8% itu merupkan penurunan harian terbesar Indeks Shanghai Composite dalam lebih dari empat tahun terakhir. Selain melepas saham, investor juga menjual yuan dan membuang komoditas terutama minyak kelapa sawit mentah.

Baca Juga: Regulator China mendesak manajer investasi tak lepas saham kecuali ada redemption




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×