kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ilmuwan China: Trump berhutang permintaan maaf kepada kami


Minggu, 26 Juli 2020 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengenakan masker pada Sabtu 11 Juli 2020 saat mengunjungi klinik di sekitar Washington DC.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

"Kami tidak memahami penghentian dukungan pendanaan NIH untuk proyek kolaborasi kami dan merasa itu benar-benar tidak masuk akal," katanya.

Sebelumnya Trump dan pejabat AS lainnya telah mempromosikan teori bahwa virus tersebut secara tidak sengaja melarikan diri dari laboratorium tanpa memberikan bukti yang kuat.

Baca Juga: Jadi mata-mata China di AS, warga Singapura dituntut 10 tahun penjara

Sejauh ini asal-usul virus tetap tidak diketahui, meskipun para ilmuwan umumnya percaya itu berasal dari kelelawar dan melompat ke manusia melalui sejumlah perantara.

Tetapi laboratorium keamanan tinggi Shi yang menangani patogen paling mematikan, menjadi sasaran spekulasi karena lokasinya di Wuhan.




TERBARU

[X]
×