Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dana Moneter Internasional (IMF) menilai kondisi ekonomi dan kemanusiaan di Venezuela saat ini “sangat rentan”.
IMF menyebut, negara tersebut tengah menghadapi inflasi yang diperkirakan mencapai angka tiga digit dan depresiasi mata uang yang cepat.
Juru bicara IMF, Julie Kozack, mengatakan meski lembaganya menghentikan hubungan resmi dengan pemerintah Venezuela sejak 2019, IMF tetap memantau perkembangan di negara tersebut.
Ia menambahkan, langkah selanjutnya terkait keterlibatan IMF di Venezuela akan dipandu oleh keputusan anggota IMF dan komunitas internasional.
Baca Juga: IMF Naikkan Proyeksi Ekonomi Asia, Tapi Waspadai Risiko Perdagangan dan Geopolitik
Krisis yang berlarut-larut di Venezuela telah memicu gelombang migrasi besar-besaran.
Sejak 2014, sekitar seperempat populasi Venezuela, atau sekitar 8 juta orang, meninggalkan negara itu untuk mencari kehidupan yang lebih stabil di luar negeri.
Situasi ini menegaskan tantangan ganda yang dihadapi Venezuela: tekanan ekonomi yang parah bersamaan dengan krisis kemanusiaan yang memengaruhi jutaan warganya.
Baca Juga: Rusia Sebut Serangan Trump ke Venezuela Ilegal dan Destabilisasi
IMF memperingatkan bahwa pemulihan akan memerlukan stabilitas ekonomi yang signifikan dan dukungan internasional yang berkelanjutan













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)