kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Indeks Nikkei Ditutup Menguat: Saham Game & Farmasi Diincar Pasar, Harga Minyak Turun


Kamis, 17 September 2026 / 14:31 WIB
Indeks Nikkei Ditutup Menguat: Saham Game & Farmasi Diincar Pasar, Harga Minyak Turun
ILUSTRASI. Kamis (17/9/2026), indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 0,3% menjadi 64.136,25 dengan indeks Topix yang lebih luas naik 0,8% menjadi 4.094,19. (REUTERS/Manami Yamada)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa saham Jepang ditutup naik pada hari ini karena investor berburu saham-saham perusahaan game dan farmasi yang harganya telah jatuh. Selain itu, sentimen didukung oleh harga minyak mentah yang lebih rendah dan keputusan kebijakan yang sebagian besar sudah diperkirakan dari Federal Reserve.

Kamis (17/9/2026), indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 0,3% menjadi 64.136,25. Sedangkan indeks Topix yang lebih luas naik 0,8% menjadi 4.094,19.

Semalam, harga minyak mentah jenis Brent turun 2,6% karena laporan tentang Arab Saudi yang menawarkan kargo minyak mentah tambahan melalui Oman mengurangi kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah.

Baca Juga: Volkswagen Evaluasi Masa Depan Seat di Tengah Persaingan

The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat poin, seperti yang diperkirakan secara luas, sambil memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga lagi tahun ini.

“Faktor utama di balik kenaikan saham hari ini adalah adanya perkembangan yang sedikit meredakan ketidakpastian di pasar,” kata Wataru Akiyama, seorang ahli strategi ekuitas di Nomura Securities.

“Namun, meskipun kenaikan terlihat di berbagai sektor dan saham, pasar saham Jepang saat ini tidak dapat digambarkan berada dalam posisi yang sangat kuat.”

Saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga diperdagangkan dengan nada lemah menjelang keputusan kebijakan Bank Of Japan (BOJ) pada hari Jumat (18/9/2026) dan dengan potensi perlambatan pengembangan AI yang masih diperhitungkan di pasar, kata Akiyama.

BOJ secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin.

Saham-saham unggulan di sektor chip seperti saham Advantest dan Tokyo Electron, menjadi penekan terbesar pada Nikkei, masing-masing turun 1,5% dan 1,4%.

Namun, beberapa saham terkait AI melawan tren tersebut, dengan SoftBank Group naik 1% dan produsen kabel Fujikura bertambah 0,6%.

Investor juga mengalihkan investasi ke saham-saham game dan farmasi, yang tertinggal dari pasar secara keseluruhan, dengan saham Nintendo naik 4,3% dan Bandai Namco naik 3,4%. Saham Sumitomo Pharma melonjak 5,3% dan menjadi saham dengan kenaikan persentase terbesar di Nikkei.

Baca Juga: 
Indeks KOSPI Ditutup Melemah, Investor Hati-Hari Jelang Keputusan Suku Bunga BOJ

Saham-saham terkait minyak mengikuti penurunan harga minyak mentah, dengan Inpex merosot 3,2%.

Dari 225 komponen Nikkei, 182 naik, sementara 42 turun dan satu saham tetap stabil.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×