kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Indeks Nikkei Jepang Turun, Terseret Kenaikan Harga Minyak dan Perang Berkepanjangan


Kamis, 12 Maret 2026 / 09:59 WIB
Indeks Nikkei Jepang Turun, Terseret Kenaikan Harga Minyak dan Perang Berkepanjangan
ILUSTRASI. Indeks Nikkei Jepang turun


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang turun karena harga minyak global kembali naik, sementara kekhawatiran meningkat bahwa perang AS-Israel dengan Iran dapat berlarut-larut.

Kamis (12/3/2026) pukul 09.30 WIB, indeks Nikkei turun 1,3% menjadi 54.307,84 dan indeks Topix yang lebih luas turun 1,47% menjadi 3.644,32.

"Pasar bertaruh bahwa perang akan berkepanjangan," kata Takamasa Ikeda, manajer portofolio senior di GCI Asset Management.

"Harga minyak naik, dan itu mendorong investor untuk menjual saham."

Baca Juga: Dolar AS Dekati Puncak 2026 Kamis (12/3), Minyak Naik Picu Tekanan Inflasi

Harga minyak naik pada hari Kamis setelah pejabat keamanan Irak mengatakan kapal-kapal Iran yang bermuatan bahan peledak telah menghantam dua kapal tanker minyak di tengah gangguan pasokan global lainnya akibat perang AS-Israel di Iran.

Jepang, yang bergantung pada Timur Tengah untuk sekitar 95% pasokan minyaknya, mengatakan akan melepaskan sekitar 80 juta barel minyak dari cadangan strategisnya, setara dengan pasokan selama 45 hari, untuk mengurangi gangguan global.

Saham-saham teknologi turun, dengan Advantest dan SoftBank Group masing-masing kehilangan 2,47% dan 3,06%. Tokyo Electron turun 1,85%.

Hampir semua dari 33 sub-indeks industri Bursa Efek Tokyo mengalami penurunan, dengan sektor real estat kehilangan 3,3% dan menjadi yang berkinerja terburuk. Sektor pertambangan naik tipis 0,17%.

Berlawanan dengan tren pasar yang lebih luas, Kyoto Financial Group melonjak 7,4% setelah bank tersebut melipatgandakan proyeksi laba bersih tahunannya, dengan menyebutkan keuntungan dari penjualan saham Nintendo. Bank tersebut juga memperluas rencana pembelian kembali sahamnya.

Baca Juga: Bursa Korea Selatan Memerah Kamis (12/3) Pagi, Chipmaker Menjadi Pemicu Penurunan

Saham Nidec naik 3,46% setelah pengajuan pemerintah menunjukkan investor aktivis Oasis Management memegang 6,74% saham di perusahaan pembuat motor listrik yang dilanda skandal tersebut.

Saham produsen mesin berat naik, dengan Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries masing-masing naik 3,76% dan 2,06%.


Tag


TERBARU

[X]
×